Final Piala Dunia Klub 2019 Siap Sambut Kaum LGBT

Penyerang Liverpool, Sadio Made
Sumber :
  • Twitter/Liverpool

VIVA – Final Piala Dunia Klub 2019 mempertemukan juara UEFA Champions League 2018/19, Liverpool melawan kampiun Copa Libertadores 2019, Flamengo, akan digelar di Khalifa International Stadium, Qatar, Sabtu 21 Desember 2019.

img_title Soal Grup Chat LGBT Berisi Anak SD dan SMP, Menteri PPPA: Harus Ditangani Secara Tegas!

Pastinya, laga tersebut bakal disaksikan oleh ribuan orang yang datang langsung ke stadion, dan jutaan pasang mata lainnya menonton lewat layar gawai.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun ada hal menarik lain di laga final nanti. Sebab akan ada sejumlah suporter yang berlatar belakang dari kaum Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT).

img_title Polisi Usut Grup WA Masukkan Pelajar Secara Acak yang Bahas LGBT hingga Orientasi Seksual

Dikutip dari New Strait Times,  panitia lokal mengindikasikan bakal menyambut kedatangan para suporter LGBT di laga final.

"Saya sangat puas dengan dengan fakta bahwa nantinnya kami akan disambut saat datang menonton langsung di sana,” kata Paul Amann, pendiri pendukung Liverpool LGBT, Kop Out.

img_title Grup Chat 'Add People as Much as You Can' Diduga Libatkan Pelajar, Polisi Koordinasi dengan Sekolah

Saya tidak yakin apakah bendera pelangin nantinya bisa kami kibarkan di jalan-jalan sekitar Doha," ucapnya.

Menurut Amann, sebelum berangkat ke Doha,ia dan sejumlah rekannya yang LGBT sempat merasa khawatir akan tindakan intimidasi yang bakal ia terima di sana.

Namun ketakutan itu, ujar Amann, sepertinya akan hilang dengan sendirinya saat mereka menonton langsung laga Liverpool.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Jelas ada beberapa kekhawatiran, bahkan pasangan saya mengatakan untuk tidak pergi menoton langsung," ucap Amman.

Sementara itu, manajemen Liverpool sudah menjabarkan sejumlah aturan dan petunjuk kepada para pendukungnya yang mau datang ke Qatar. Termasuk untuk merekan yang berlatar belankang LGBT.

Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafii

Kemenag Targetkan Materi Edukasi Pencegahan LGBTQ Masuk Kurikulum Akhir 2026

Kementerian Agama (Kemenag) menargetkan integrasi materi edukasi pencegahan penyebaran budaya LGBTQ ke dalam kurikulum dapat dimulai pada akhir 2026 atau paling awal 2027

img_title
VIVA.co.id
28 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut