7 Bintang Top Eropa yang Memutuskan Jadi Mualaf
- Reuters / Michael Dalder
VIVA.co.id – Saat ini, ada banyak pemain Muslim yang bermain di Eropa. Tak sedikit pula para pemain tersebut menjadi pemain inti di klub masing-masing.
Ada pemain yang sudah Muslim sejak lahir. Ada juga yang ternyata seorang mualaf, dari non-Muslim, mereka mengubah keyakinan.
Siapa sajakah pemain top dunia yang memutuskan menjadi mualaf? Berikut seperti dilansir dari berbagai sumber:
1. Franck Ribery (Bayern Munich)
Ribery memeluk Islam pada 2002, mengikuti keyakinan istrinya, Wahiba Belhami. Dia menambah nama "Bilal" setelah memutuskan menjadi mualaf.
Ribery tergolong Muslim yang taat. Dia beberapa kali terlihat berdoa sebelum pertandingan. Dia juga sangat anti dengan minuman beralkohol.

"Islam yang menjadi sumber kekuatan saya di dalam maupun di luar lapangan," ujar Ribery kepada majalah Match tanpa menjelaskan sejak kapan memeluk Islam.
"Saya menjalani karier yang berat. Saya kemudian berketetapan hati untuk menemukan kedamaian. Akhirnya, saya menemukan Islam," lanjutnya.
Selanjutnya..
2. Emmanuel Adebayor (Istanbul Basaksehir)
Eks pemain Tottenham Hotspur dan Real Madrid ini memeluk Islam pada 2015. Sebuah rekaman video amatir yang diunggah di Youtube, memperlihatkan Adebayor mengikuti bacaan syahadat dari pemuka agama. Dalam kesempatan tersebut, eks kapten Timnas Togo itu juga mengenakan pakaian seperti gamis serba putih.

Kalangan media, sebagaimana dilaporkan 101 Greatgoals, mengklaim Adebayor memang mengubah keyakinannya demi melupakan masa lalu kelamnya bersama keluarga.
Adebayor diketahui terlibat pertengkaran dengan keluarga besarnya sendiri. Dia bahkan tak segan untuk mengumbar keburukan ibunda dan saudara-saudara kandungnya melalui media sosial.
3. Philippe Senderos (eks AC Milan dan Arsenal)
Satu lagi pemain tenar yang memutuskan menjadi mualaf. Dia adalah eks bek tangguh Arsenal dan AC Milan, Philippe Senderos.

Senderos memutuskan menjadi mualaf pada 2012 di sebuah pusat agama Islam di Manchester. Senderos merupakan lulusan teologi, ia dilaporkan menunjukkan banyak minat pada agama-agama di dunia. Pada akhirnya, dia memilih Islam sebagai keyakinan barunya.
"Saya sangat tertarik pada agama-agama di dunia," kata Senderos seperti dikutip Press TV sebelum akhirnya memilih Islam.