Suporter Inggris Harus 'Puasa' Minum Bir di Piala Dunia 2018

Suporter Rusia serang suporter Inggris di Piala Eropa 2016
Sumber :
  • REUTERS/Eddie Keogh

VIVA – Predikat "tukang rusuh" yang kerap melekat pada suporter timnas Inggris sepertinya jadi momok dalam gelaran Piala Dunia 2018 mendatang. Dan kini sejumlah peraturan ketat pun mulai diberlakukan bagi hooligan skuat The Three Lions tersebut.

img_title Kata Thomas Tuchel usai Inggris Bantai Kroasia 7-0

Wacana pencegahan terjadinya kerusuhan pun mulai didengungkan Rusia sebagai tuan rumah pesta sepakbola sejagat itu. Salah satunya adalah dengan pembatasan konsumsi alkohol bagi para pendukung timnas Inggris.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perwakilan lembaga pariwisata Rusia, Igor Karzov mengklaim dia tak bisa menjamin insiden kekerasan dari para suporter Inggris bisa kembali terjadi seperti pada Piala Eropa 2016 lalu, terutama jika mereka terlalu mabuk.

img_title Komentar Thomas Tuchel usai Inggris Hajar Kroasia 7-0: Penampilan Level Tertinggi!

Supoter Inggris pun telah didesak untuk membatasi asupan alkohol mereka yakni hanya sebesar satu liter bir sebelum dan sesudah pertandingan demi menjamin keamanan mereka.

"Penggemar Inggris suka minum banyak, kami tahu itu dan saya tidak dapat menjamin keamanan jika penggemar benar-benar mabuk dan terprovokasi," ungkap Igor Karzov yang dilansir The Telegraph.

img_title Tanpa Ampun! Inggris Pecundangi Kroasia 7-0, Kekalahan Terburuk Sepanjang Sejarah

"Kami tak dapat menjamin segalanya, saya akan mendorong untuk memastikan bahwa Anda tak banyak minum saat berada di Rusia. Tak masalah jika memiliki setengah liter sebelum atau sesudah pertandingan," tambahnya.

Hal ini pun menjadi perhatian khusus, mengingat bentrokan tersebut kala itu juga melibatkan para suporter Rusia dan dikhawatirkan terjadinya aksi balas dendam.

Harry Kane Sabet Ballon d’Or 2026

Harry Kane Sabet Ballon d’Or 2026, Singkirkan Mbappe dan Yamal

Harry Kane memenangkan Ballon d’Or 2026 setelah mencetak 73 gol bersama Bayern Munich dan Timnas Inggris, mengalahkan Kylian Mbappe serta Lamine Yamal di London.

img_title
VIVA.co.id
27 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut