Shin Tae-yong dan Misi Korean Wave

Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong
Sumber :
  • PSSI

Shin Tae Yong berubah menjadi lebih kental sebagai artis k-pop ketimbang figur sepakbola.
Gaya komunikasi Shin Tae Yong sangat berubah ketika dia ditangani oleh ADG Company tahun
2022. Dia lebih artikulatif dan mampu memainkan perasaan serta emosi publik.

img_title Hasil Como 1907 Vs Sassuolo: Menang 2-0, I Lariani Melesat ke Peringkat Keempat Klasemen Serie A

Tahun 2019 - 2021 Shin Tae Yong tidak mampu mengartikulasikan kemampuan komunikasinya, semua
berubah setelah ada ADG Company yang sangat memikirkan citra dan publikasi Shin Tae Yong
sebagai duta olahraga korean wave.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tentu adg sebagai pihak yang mencarikan iklan untuk Shin Tae Yong memiliki kepentingan
agar citra dan pemberitaan Shin Tae Yong positif agar tidak merusak citra brand yang melekat
kepada Shin Tae Yong.

img_title Daftar Terbaru Pemain Keturunan di Eropa yang Sedang Diurus PSSI untuk Bela Timnas Indonesia: Skuad Garuda Bakal Mewah

Meskipun indonesia dapat lolos babak 16 besar piala asia namun kelolosan itu dibantu oleh
kyrgistan yang mampu menang melawan oman, dan membawa indonesia menjadi salah 1
peringkat 3 terbaik.

Anehnya menjelang pertandingan lawan Jepang muncul desakan kepada PSSI di sosial media
agar Shin Tae Yong tetap dipertahankan, padahal bertanding melawan jepang pun belum. Ini
seperti mengkondisikan bahwa jikapun indonesia gagal lolos 16 besar Shin Tae Yong tetap
harus dipertahankan.

img_title Stafsus Menkum Bocorkan Nama Pemain Keturunan Baru, Striker 189 Cm Adik Pemain Genoa

Siapakah yang berkepentingan? Ya tentu saja Shin Tae Yong dan ADG Company. Mengapa?
Karena kontrak terbaru Shin Tae Yong dengan TSB Korea yaitu perusahaan metaverse yang
menjual avatar Shin Tae Yong dengan menggunakan property timnas indonesia seperti jersey
timnas, burung garuda dan batik indonesia memilik kepentingan untuk pasar di indonesia.
Sehingga mereka butuh waktu lagi untuk melakukan penetrasi pasar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pertanyaannya apakah PSSI mengetahui hal ini? Apakah dalam kontrak PSSI - Shin Tae Yong
memperbolehkan untuk Shin Tae Yong melakukan aktivitas komersial dengan pihak lain?
Tentu ini harus dikonfirmasi oleh PSSI. Penjualan avatar ini tentunya akan menjadi devisa
negara bagi Korea Selatan dan bukan untuk indonesia, dan tentunya tidak ada pajak yang
dibayar ke pemerintah indonesia. Dengan nilai kontrak yang fantastis dengan timnas
indonesia, ternyata Shin Tae Yong tetap menyukai profesinya sebagai bintang iklan.

Jadi jika dibilang pihak Shin Tae Yong tidak punya kepentingan selain sepakbola, maka kita
perlu melihat kembali data di atas betapa industri korean wave ini sudah menjadi pilar
sumber pemasukan negara yang sangat potensial. Sementara publik sepakbola kita dibius
oleh ilusi dengan bingkaian kalimat ‘main sudah bagus, hasil menunggu proses’. Tanpa
menyadari bahwa rakyat indonesia dihegemoni oleh korea melalui instrumen-instrumen
korean wave.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut