OpenAI Siap Saingi Neuralink Elon Musk

Pendiri ChatGPT Sam Altman.
Sumber :
  • AP Photo

VIVA – CEO OpenAI, Sam Altman, tampaknya belum puas hanya dikenal sebagai sosok di balik kesuksesan ChatGPT. Setelah meluncurkan berbagai inovasi seperti perangkat wearable, generator video berbasis AI, hingga browser cerdas, kini Altman tengah menyiapkan proyek yang jauh lebih ambisius, antarmuka otak-komputer (brain-computer interface).

img_title AI Bisa Melenyapkan Manusia pada 2036

Altman dan timnya berencana membangun teknologi yang memungkinkan otak manusia terhubung langsung dengan perangkat elektronik, seperti dilansir dari Tom’s Guide. Proyek ini dijalankan melalui startup baru bernama Merge Labs, yang akan bekerja sama dengan Mikhail Shapiro, seorang ahli rekayasa biomolekuler terkemuka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pendiri ChatGPT Sam Altman.

Photo :
  • VIVA/Misrohatun Hasanah

img_title Terpopuler: Penjualan Mobil Tembus 511 Ribu Unit, Merek Favorit Juli, hingga Gaji Fantastis Elon Musk

Berbeda dari pendekatan invasif seperti Neuralink, teknologi buatan OpenAI ini kabarnya akan menggunakan gelombang suara atau medan magnet non-invasif untuk berkomunikasi dengan otak. Dengan kata lain, perangkat ini tidak akan memerlukan pembedahan otak seperti yang dilakukan oleh Neuralink.

Shapiro sendiri dikenal berpengalaman dalam penelitian terkait gelombang suara dan medan magnet. Jika berhasil, pendekatan ini bisa menjadi terobosan besar karena mengurangi risiko medis dan lebih mudah diterima masyarakat luas.

img_title Gaji Elon Musk Setara 2,5 Juta Tahun Upah Pekerja Tesla

Selama ini, nama Neuralink milik Elon Musk memang mendominasi dunia teknologi antarmuka otak. Perusahaan tersebut mengembangkan chip seukuran koin dengan kabel mikroskopis yang ditanamkan ke tengkorak manusia untuk membaca sinyal neuron dan mengirimkannya ke perangkat eksternal melalui Bluetooth.

Salah satu kasus terkenal adalah Noland Arbaugh, pasien lumpuh yang berhasil bermain catur hanya dengan menggunakan pikirannya. Meski begitu, Neuralink juga menuai kontroversi setelah laporan kematian monyet dalam uji klinisnya, hingga memicu penyelidikan dari Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) terkait klaim keselamatan produk.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jika Merge Labs di bawah OpenAI berhasil menciptakan perangkat non-invasif yang sama efektifnya, mereka berpotensi menggeser dominasi Neuralink dan menjadi pionir baru di bidang ini. Selain itu, proyek ini juga bisa terhubung dengan pengembangan perangkat wearable AI lain yang sedang dikerjakan tim Altman.

OpenAI tidak hanya memperluas jangkauan teknologi AI ke ranah digital, tetapi juga ke ranah biologis, menjembatani manusia dan mesin dengan cara yang semakin futuristik. Dunia mungkin akan segera menyaksikan era baru di mana pikiran bisa mengendalikan teknologi tanpa perlu sentuhan fisik.

OpenAI ChatGPT.

OpenAI Dituding Kerahkan 10 Ribu Agen demi IPO

OpenAI mengarahkan 10.000 agen AI untuk bekerja nonstop selama 88 jam untuk memecahkan Navier-Stokes—salah satu masalah matematika tersulit di dunia..

img_title
VIVA.co.id
10 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut