Ngeri, Setengah dari Pantai Dunia Diprediksi Akan Lenyap

Pantai di Bali. Foto ilustrasi
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Nyoman Budhiana

VIVA – Jika gletser mencair dan beruang kutub mulai memakan anak mereka sendiri tidak cukup untuk meyakinkan kamu bahwa Bumi sedang sekarat, mungkin hasil penelitian berikut ini bisa membuka mata kamu.

img_title Presiden JFA Kozo Tashima Resmi Maju Tantang Gianni Infantino dalam Pemilihan Presiden FIFA 2027

Ya, ini bukan lelucon. Sebuah studi baru yang dipublikasikan dalam Jurnal Ilmiah, Nature Climate Change, telah mengungkapkan bahwa perubahan iklim yang cepat dan kenaikan permukaan laut akan menyebabkan setengah dari pantai di dunia menghilang pada tahun 2100.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Selain tempat wisata, pantai sering menjadi garis pertahanan pertama melawan badai dan banjir pesisir. Tanpa pantai, dampak cuaca ekstrem mungkin lebih besar," kata studi tersebut, dilansir World of Buzz, Rabu 4 Maret 2020.

img_title Oki Rengga Gak Terima Dibilang Tantrum Usai Ngamuk di Stadion, Langsung Balas Menohok!

Studi ini menemukan bahwa Australia akan menjadi yang paling terpengaruh oleh perubahan ini, dengan hampir 15.000 km pantai berpasir putih diperkirakan akan menghilang dalam 80 tahun ke depan. Sedangkan Kanada, Chili, dan Amerika Serikat, juga diperkirakan akan mendapat dampak paling parah dari kenaikan permukaan laut.

Sementara itu, negara-negara yang diperkirakan akan kehilangan sebagian besar pantainya, antara lain Meksiko, China, Rusia, Argentina, India dan Brasil. Pantai berpasir mendominasi lebih dari sepertiga garis pantai global, dan biasanya berada di daerah berpenduduk padat.

img_title Buya Yahya Luruskan Kesalahpahaman Sedekah Subuh, Jangan Sampai Menunda Bantuan untuk Orang yang Membutuhkan

Namun, pembangunan yang berlebihan, naiknya permukaan laut, dan badai yang disebabkan oleh topan telah mengikis garis pantai ini dan mengancam kehidupan satwa liar, serta infrastruktur Bumi. 

"Seperempat hingga setengah dari pantai Inggris akan surut lebih dari 100 meter di abad berikutnya, tergantung pada seberapa cepat es di kutub mencair," lanjut studi tersebut. 

Tetapi, jika kamu berpikir konsekuensi perusakan lingkungan hanya akan terjadi dalam 80 tahun ke depan, kamu salah besar. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Penurunan volume es untuk Antartika dan Greenland bahkan sekarang menunjukkan skenario pemanasan iklim terburuk."

Jika kita tidak mulai melakukan perubahan dari sekarang yang berdampak baik untuk lingkungan, mungkin tidak akan ada lagi yang tersisa di bumi. 

Pria lanjut usia (lansia) berinisial R (57) menjadi tersangka kekerasan seksual terhadap seorang perawat

Pasien Lansia di Bantul Diduga Raba Payudara Perawat saat Tensi Darah, Begini Nasibnya

Seorang pria lansia berinisial R (57) diamankan polisi setelah diduga melakukan kekerasan seksual terhadap seorang perawat di sebuah rumah sakit di Bantul, DIY.

img_title
VIVA.co.id
6 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut