Haruskah Rayakan April Mop di Tengah Wabah Virus Corona?

Ilustrasi kalender
Sumber :
  • Pixabay

VIVA – Tradisi tahunan budaya barat yang identik dengan hiburan lelucon yaitu April Fools Day atau April Mop yang jatuh setiap tanggal 1 April tiap tahunnya sepertinya harus dipertimbangkan perayaannya di tengah wabah Corona, COVID-19 saat ini.

img_title BPS: Bahan Baku-Penolong Bikin Impor RI di April 2026 Capai US$25,21 Miliar

Hal itu sama seperti yang dijelaskan oleh perusahaan teknologi multinasional dan juga raksasa search engine Internet, Google. Mereka mengatakan akan membatalkan tradisi tahunan berbagi lelucon April Mop di Platform perusahaannya untuk menghormati mereka yang kini sedang berjuang melawan penyebaran virus corona.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berita tersebut di dapat oleh media Business Insider melalui e-mail internal dari Google. Lainnya, Forbes melaporkan bahwa Google ingin memastikan bahwa prank di Hari April Mop ini intensitasnya lebih kecil dan perayaan paskah 1 April pada Google Doodle tidak diterbitkan kata manajer mereka.

img_title Ditopang Minyak Hewani hingga Nikel, Ekspor RI April 2026 Tembus US$25,30 Miliar

Masyarakat dunia juga diimbau untuk dapat bijak dalam mengeluarkan prank ataupun lelucon di tengah situasi darurat kesehatan masyarakat seluruh dunia tersebut yang kini jatuh bertepatan dengan hari April Mop. Hal itu disampaikan oleh salah satu penulis buku terkenal.

“Tampaknya memang kita butuh sedikit peka untuk membuat lelucon semacam ini yang benar-benar memiliki tujuan untuk mempromosikan bisnis kalian pada saat begitu banyak orang kehilangan pekerjaan,” kata Alex Boese seorang penulis buku “The Musuem of Hoaxes: A History of Outrageous Pranks and Deceptions dilansir dari USA Today, Rabu 1 April 2020.

img_title Surplus Neraca Perdagangan RI US$89,1 Juta Pada April 2026, 72 Bulan Beruntun

Mengingat beratnya wabah pandemi ini, beberapa orang di media sosial menyerukan agar para masyarakat mempertimbangkan untuk sama sekali mengabaikan lelucon April Mop tahun ini. Terutama lelucon yang mengarah dan berkaitan dengan virus corona.

Boese juga berujar bahwa meskipun pesan prank lelucon viral April Mop tahun ini mungkin tidak banyak, peringatan April Mop sejatinya akan terus bertahan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Itu bertahan di seluruh perang dunia dan pandemi di masa lalu. Tradisi itu akan mulai lagi tahun depan. Itu berlangsung 500 tahun akan bertahan melalui pandemi ini,” ujarnya.

Ketika kasus-kasus virus corona bertambah, seiring dengan itu juga banyak informasi penipuan dan informasi yang salah menyebar dengan cepat secara online dalam bentuk teori konspirasi, tipuan dan meme.
Tapi Google, Facebook dan Twitter sudah bekerja sama untuk memerangi penyebaran informasi hoax di platform mereka.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut