Riset: Banyak Orang yang Merasa Kesepian

Ilustrasi kesepian.
Sumber :
  • Pixabay

VIVA – Orang-orang masih sering merasa kesepian, bahkan sebelum pandemi global melanda. Analisis meta secara menyeluruh telah menemukan kesepian kronis atau parah jadi pengalaman yang umum dan diabaikan di banyak negara.

img_title 9 Hal yang Terasa Normal saat Seseorang Terlalu Lama Merasa Sedih dan Kesepian

Studi sebelumnya di dunia industri telah menunjukkan bahwa kesepian telah meningkat, tetapi tanpa data historis tentang masalah ini sulit untuk mengatakan bagaimana angka saat ini dibandingkan dari waktu ke waktu atau di seluruh wilayah geografis. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ada kepercayaan umum bahwa sekitar 1 dari 12 orang mengalami kesepian pada tingkat yang dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius, namun sumber data tersebut tidak jelas dan peneliti tidak pernah menetapkan seberapa luas kesepian dalam skala global," kata  ahli epidemiologi Melody Ding dari University of Sydney.

img_title Terjebak Kesepian Tanpa Disadari, 10 Kebiasaan Ini Diam-diam Membuat Seseorang Makin Sulit Punya Teman

Oleh karena itu, Ding dan rekan-rekannya telah mengumpulkan 57 studi observasional tentang kesepian dari 113 negara atau wilayah antara tahun 2000 hingga 2019, mengutip dari laman Science Alert, Minggu 13 Februari 2022.

Ilustrasi sendiri

Photo :
  • U-Report

img_title Jangan Anggap Sepele Kesepian, Studi Ungkap Dampaknya pada Daya Ingat Meski Bukan Penyebab Demensia

Para penulis berharap bisa menggunakan temuan ini sebagai dasar pra-pandemi untuk memantau perasaan kesepian di masa selanjutnya. Kesepian juga dikaitkan dengan kesejahteraan mental, emosional, dan fisik, temuan ini dapat membantu mengungkap masalah yang muncul dalam kesehatan masyarakat yang harus ditangani dengan lebih baik.

Perkiraan kesepian secara global sebagian besar dialami remaja. Temuan di antara 77 negara menunjukkan bahwa masalah ini mempunyai persentase 9,2 persen di Asia Tenggara hingga 14,4 persen di wilayah Mediterania Timur.

Data sensus di Amerika Serikat telah menemukan lebih banyak orang muda dan setengah baya hidup sendiri dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Tetapi dalam tinjauan Eropa tampaknya orang dewasa yang lebih tua, di atas usia 60 adalah mereka yang paling menderita kesepian parah. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pandemi global telah membuat kita menyadari masalah yang belum pernah ada sebelumnya, dan para peneliti seperti Ding berusaha keras untuk memahami sedikit informasi yang kita miliki sehingga kita dapat membuat keputusan yang tepat tentang masa depan.

ilustrasi masker mencegah penularan influenza

Ancaman Pandemi Baru Mengintai, Indonesia Mulai Uji Skenario Vaksin 100 Hari

Indonesia mulai menyiapkan strategi untuk menghadapi kemungkinan munculnya pandemi baru di masa depan. Salah satu target yang dikejar adalah percepat pengembangan vaksin.

img_title
VIVA.co.id
4 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut