Awal Mula Orang Pendek Masuk Indonesia
- Ant Wallis/Centre for Fortean Zoology
Saat itu, manusia yang berkembang di Eropa dan Asia, tampil dengan ciri khasnya masing-masing sesuai dengan lingkungan mereka hidup.
Kemudian, pada 12 ribu tahun lalu, Â pada akhir zaman es, manusia yang berkembang saat itu sudah berbeda dengan ciri awalnya. Ras Austranomelanesia mulai masuk ke Asia Tenggara dan ras Mongoloid masuk ke Asia Timur.Â
Dalam perkembangannya, ada bagian dari ras Austranomelanesia yang memiliki variasi biologi berbeda, yang kemudian disebut Negrito.Â
Harry mengatakan, populasi orang Negrito tak banyak, hanya mendiami area tertentu. Ciri Negrito sama seperti orang kerdil yang ada saat ini. Negrito mendiami wilayah kantung tertentu yakni di Filipina, Andaman dan Malaysia.
Sementara itu, ras Mongoloid masuk ke wilayah nusantara sekitar 4000 tahun lalu.Â
"Ras Mongoloid ini masuk ke Indonesia, ada yang bertutur Austro-asiatik, atau Asia Tenggara daratan," jelas Harry.
Sebelum datangnya ras Mongoloid ke wilayah nusantara, ras Austranomelanesia telah mendiami hampir seluruh kepulauan Nusantara. Saat ras Mongoloid datang ke Nusantara, perlahan-lahan ras Austromelanesia bergeser ke wilayah Timur Indonesia.Â
Â
Untuk itu, Harry mengatakan, penduduk bagian barat wilayah Indonesia saat ini merupakan percampuran antara ras Mongoloid dan Austromelanesia.Â
"Yang tinggal di barat Indonesia, itu kalau diuji DNA-nya, ada unsur Austranomelanesia meskipun kecil yakni 1-3 persen," kata dia. (asp)