Rumput Bisa Jadi Bahan Bakar Pesawat, Ungkap Riset

Mesin pemotong rumput.
Sumber :
  • www.pixabay.com/Counselling

VIVA.co.id – Tim peneliti dari Ghent University, Belgia, mengumumkan sebuah terobosan bagi industri energi alternatif. Mereka mengaku telah menemukan cara efektif mengubah rumput menjadi bahan bakar pesawat terbang atau jet. 

img_title Prabowo: Motor Listrik Hemat Pengeluaran Bahan Bakar hingga 70%

Dalam eksperimen mereka, tim peneliti mengatakan bisa mengubah rumput menjadi bahan bakar dengan melibatkan proses fermentasi seperti pada pembuatan bir. Langkah ini diklaim bisa menghadirkan energi alternatif dalam beberapa dekade mendatang, tak perlu menunggu lama hingga ratusan atau ribuan tahun untuk mewujudkan hal tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dikutip dari Engadget, Selasa 4 April 2017, peneliti menjelaskan untuk menciptakan itu, mereka merawat rumput dengan senyawa yang membuat tanaman itu lebih mudah dicerna bakteri Clostridium. Bakteri ini umum ditemukan dalam usus manusia dan termasuk golongan bakteri yang baik.

img_title Dikira Limbah Biasa, Sorgum Ternyata Bisa Disulap Jadi Bahan Bakar

Kemudian tim peneliti mengolah rumput itu dengan ragam bakteri dari keluarga Clostridium. Proses pelibatan bakteri untuk mengolah rumput itu layaknya fermentasi pada bir yang memproduksi asam laktat dan turunannya hingga sampai menghasilkan asam kaproat.

Proses lebih lanjut dari tahapan itu akan berubah menjadi dekana, salah satu bahan utama dari gasoline dan bahan bakar jet. 

img_title Ketahuan Merokok saat Bertugas, Pertamina Pecat Awak Mobil Tangki BBM

Tim peneliti mengakui, dekana memang bukan kategori bahan bakar yang bersih, sebab menghasilkan karbon dioksida saat dibakar. Tapi dekana masih lebih baik dibanding baterai lithium dilihat sisi kepadatan energinya.

Terjangkau dan Murah

Saat ini, proses mengubah rumput menjadi bahan bakar itu masih sebatas menghasilkan beberapa tetes bahan bakar nabati. Tapi tim peneliti yakin proses ini sudah relatif efisien. Apalagi rumput tergolong banyak ketersediaanya, tak seperti jagung. Rumput tumbuh di banyak tempat tak beda dengan jagung. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kondisi ini akan mendukung kemungkinan bahan bahar dari rumput ini menjadi terjangkau dan murah.

Peneliti meyakini proses mengolah rumput menjadi bahan bakar yang mereka jalani layak untuk bisa sampai ke tahap komersialisasi. (ren)

PT Pertamina (Persero), IdeaFest 2026.

Kembangkan Bahan Bakar Pesawat dari Minyak Jelantah, Pertamina Kenalkan Transisi Energi ke Anak Muda di IdeaFest 2026

PT Pertamina (Persero) mengungkapkan bahwa minyak jelantah yang sehari-hari dihasilkan dari rumah tangga, ternyata memiliki potensi menjadi bagian dari energi masa depan.

img_title
VIVA.co.id
5 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut