China Blokir Facebook dan Twitter

VIVAnews – Menjelang peringatan besar-besaran HUT China ke-60 pada 1 Oktober mendatang, pemerintah memberlakukan pengamanan mahaketat di Beijing. Pemerintah kini keras mengharamkan berbagai aksi protes dan kritik terhadap pemerintah. Kontrol terhadap internet diperketat. Bahkan, sebagaimana dilaporkan Majalah Time, Facebook dan Twitter kini telah total diblokir di seantero Negeri Tirai Bambu.

Tak cuma itu, warga bahkan juga dilarang untuk datang ke ibu kota untuk menyampaikan petisi guna mengadukan berbagai persoalan di berbagai provinsi di luar Beijing.

Peringatan HUT China ke-60 ini rupanya sakral betul. Standar pengamanan yang diambil bahkan jauh lebih ketat ketimbang saat penyelenggaraan Kongres Partai Komunis atau Olimpiade Beijing tahun lalu.

Pada 1 Oktober nanti sebuah parade militer yang kolosal dan spektakuler akan digelar di Lapangan Tiananmen—melibatkan 200 ribu tentara, ribuan pelajar dan warga sipil. Pakar militer menyatakan China juga akan melakukan unjuk kekuatan besar-besaran dengan menggelar armada militer mereka yang tercanggih—meliputi jet tempur dan arsenal rudal balistik model terbaru. 

Juli lalu, menyusul kerusuhan di Provinsi Xinjiang, pemerintah China juga memblokir secara total jaringan Facebook, Twitter, Blogspot, Wordpress, dan Youtube. Adapun Flickr dan Wikipedia hanya diblok sebagian saja. Kantor Berita Xinhua menyatakan pemutusan ini ditujukan untuk mencegah koordinasi antar demonstran (sumber: Time, examiner.com).