Kiamat Akan Datang Antara 20-23 September?

Ilustrasi planet meledak
Sumber :
  • www.pixabay.com/ColiN00B

VIVA.co.id – Seorang penulis bernama David Meade menyatakan, sebuah planet akan menabrak Bumi pada pertengahan bulan ini, tepatnya antara 20-23 September. Planet tersebut dinamakan dengan Nibiru.

img_title Arafah, Miniatur Padang Mahsyar: Tempat Kesetaraan dan Pertanggungjawaban Diri

Jika Nibiru menabrak Bumi, maka Meade memperkirakan seluruh makhluk di bumi akan mati. Planet Nibiru disebut Meade sebagai 'planet kematian'.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tahun 2017, percayalah bahwa kiamat akan terjadi antara tanggal 20-23 September, dan petunjuk itu tersembunyi di dalam Alkitab, dan ditulis di atas piramida," kata Meade, dilansir Mirror, Senin 11 September 2017.

img_title Prediksi Peramal India Salah, 29 Juni 2024 Tidak Terjadi Kiamat

Dalam videonya di YouTube, konspirator tersebut mengatakan apa yang tertera dalam Alkitab dan Piramida Giza menunjukkan satu momentum bakal terjadi di Bumi pada 20-23 September 2017. Maeda kemudian menafsirkan tanda pada kitab dan piramida itu dikaitkan dengan datangnya Planet Nibiru.

Selain Meade, teori konspirasi lainnya juga mengklaim, sebuah planet yang tak terlihat di luar Neptunus, yaitu Nibiru, akan menghancurkan Bumi.

img_title Heboh! Peramal Asal India Prediksi Hari Kiamat Terjadi pada 29 Juni 2024

Namun prediksi tersebut bukan pertama kalinya dipublikasi para pakar. Pada Desember 2015, Planet Nibiru kala itu diprediksikan akan datang menabrak bumi. Lalu, pada 2012, hal yang sama juga telah disampaikan, tapi semuanya cuma sensasi saja.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam literatur, orang-orang yang beranggapan kiamat akibat tabrakan Planet Nibiru adalah orang Maya kuno.

Tapi sejauh ini, tidak banyak yang khawatir mengenai Planet Nibiru akan menyebabkan kiamat. Kekhawatiran lebih kepada perang nuklir antara Korea Utara dan Amerika Serikat yang akan membunuh orang di bumi. (ase)

Warga beramai-ramai menggali emas di pinggiran Sungai Efrat yang mulai mengering

Warga Berburu Emas di Sungai Efrat yang Mengering, Hari Kiamat Sudah Dekat?

Warga Albouhamdi di timur Al-Raqqah, Suriah, melaporkan penemuan mineral berkilau menyerupai emas di sepanjang tepian kering Sungai Efrat.

img_title
VIVA.co.id
6 Agustus 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut