Menjajal Pistol Canggih Besutan Pindad

Mengujicoba Pistol GT2 Combat.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Avra Augesty

VIVA.co.id – Bagaimana rasanya menikmati sensasi menembak dengan pistol GT2 Combat dan GT2 Elite kaliber 9 milimeter? Kedua pistol ini hanya digunakan untuk personel TNI/Polri.

img_title PT DI Ungkap Tak Mudah Menjadi Seorang Pilot

Anda hanya bisa mendapatkan pengalaman itu secara langsung dengan mendatangi mobil Shooting Range atau Lorong Tembak Bergerak yang diboyong PT Pindad (Persero) di ajang Indonesia Business Development Expo 2017, JCC, Jakarta, Jumat, 22 September 2017.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kali ini, VIVA.co.id mendapat kesempatan langsung oleh perusahaan peralatan pertahanan dan keamanan tersebut 'mencicipi' senjata api yang memiliki kecepatan tembak 380 kilometer per detik.

img_title IBDExpo 2016 Hadirkan BUMN Singapura dan China

Sebelum menembak, panitia penyelenggaran memberikan pengarahan (briefing) mengenai cara memegang pistol dengan baik dan benar.

Salah seorang kru Pindad yang berpengalaman, Mukhlis, menjelaskan bahwa posisi lengan harus lurus dengan pandangan mata searah dengan titik hitam.

img_title Betrand Peto Gak Sendirian, Teman Wanitanya Diduga Lakukan Kekerasan hingga Telinga Korban Sobek

Titik tersebut menjadi target kuncian untuk dijadikan sasaran tembak. Kemudian, kedua telapak tangan harus menggenggam erat popor (bagian bawah) pistol, dengan posisi telunjuk kanan menyentuh pelatuk dan telapak kiri mengepal tangan kanan.

Usai briefing, panitia lalu memberikan kacamata, penutup telinga dan rompi pelindung. Ini aturan dan harus ditaati. Meski sasaran tembak berada sekitar 10 meter," papar Muklis.

Setelah urusan kostum beres, Mukhlis kembali menjelaskan adab memegang senjata api. "Ketika saya bilang 'persiapan, titik tengah hitam', Anda harus pada posisi siap menembak. Saya aba-aba 'tembak', Anda silakan tarik pelatuknya pelan-pelan dan tembak," ungkap dia.

"Garis lurus simpan di X tengah. Genggam yang kuat, lurus dan tenang. Persiapan. Titik bidik tengah hitam. Tembak!," kata Mukhlis, memberikan aba-aba.

Andalan TNI-AD

Kesempatan pertama menembak tidak mengenai sasaran. "Lagi, masih ada tiga peluru," kata Mukhlis. Pada penembakan kedua, Mukhlis mengingatkan untuk lebih santai dan tidak tegang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bang! Tembakan pun mengenai sasaran, walau tidak berada tepat di titik lingkaran hitam.

Pistol GT2 Combat dan GT2 Elite kaliber 9 milimeter buatan Pindad menjadi yang tercanggih di kelasnya. Sebab, senjata api yang biasa dipakai personel TNI/Polri ini sudah berulang kali teruji kemampuannya di ajang menembak internasional.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut