Dunia Geger, Ada Orangutan Jenis Baru Ditemukan di Sumatera

Pongo Tapanuliensis atau Orangutan Tapanuli
Sumber :
  • Kemen LHK

 Peninjauan terakhir terhadap jumlah populasi Orangutan Tapanuli dilaporkan pada tahun 2016, di mana hanya tersisa tidak lebih dari 800 individu hidup yang tersebar di tiga populasi terfragmentasi di Ekosistem Batang Toru. 

img_title Kronologi Penemuan Orangutan Pingsan Akibat Asap Karhutla di Kalbar

"Terdapat tekanan antropogenik yang kuat terhadap keberadaan populasi Orangutan Tapanuli karena konversi hutan dan perkembangan lainnya," ujar Dr. Puji Rianti, salah satu peneliti dari Institut Pertanian Bogor yang mempelajari genetika konservasi dari spesies orangutan di Sumatera.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dr. Rianti menuturkan, tindakan mendesak diperlukan untuk meninjau ulang usulan-usulan pengembangan daerah di wilayah ini sehingga ekosistem alami tetap terjaga demi keberlangsungan hidup orangutan tapanuli di masa depan.

img_title Orangutan Kalimantan Ditemukan dalam Kondisi Lemah Diduga Terpapar Asap Karhutla

Saat ini kawasan Ekosistem Batang Toru merupakan habitat terakhir bagi Orangutan Tapanuli  dengan jumlah individu terpadat.

Oleh karena itu, sebagian kawasan ekosistem Batang Toru telah ditetapkan  Menteri LHK melalui Nomor : SK.637/MenLHK-Setjen/2015, tanggal 14 Desember 2015, menjadi KPH Lindung atau KPHL XXIV, KPHL XXV, dan KPHL XXVII, dipayungi KPHL XI pada tahun 2015. Pengelolaan KPHL-KPHL tersebut perlu memprioritaskan upaya-upaya perlindungan bagi spesies orangutan jenis baru.

img_title BKSDA Kalbar Translokasi Tiga Orang Utan Mitigasi Dampak Kemarau

"Pemerintah Indonesia sangat gembira dan bangga terhadap penemuan ini," ujar Menteri LHK,Siti Nurbaya Bakar

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menteri juga berpendapat bahwa penemuan ini semakin menunjukkan betapa kayanya wilayah Indonesia dengan keanekaragaman hayati yang masih relatif sedikit diketahui. 

"Kami sangat bertekad untuk menjaga keberlangsungan hidup spesies kera besar ini, bekerja sama dengan pemerintah provinsi, kabupaten, para peneliti, LSM, sivitas akademika, aktivis lingkungan, masyarakat dan para pihak lainnya. Kami menyadari bahwa Indonesia semakin memainkan peranan kunci dalam konservasi kehidupan global seluruh kera besar di dunia," ujarnya.

Kisah Ira, orangutan betina yang menjadi korban Karhutla di Kalimantan

Kisah Pilu Ira, Orangutan Betina yang Berjuang Tahan Lapar di Tengah Hutan yang Terbakar, Nasibnya Bikin Prihatin!

Ira, orangutan betina berusia 20 tahun, ditemukan di kawasan bekas kebakaran hutan di Kotim. Kondisinya diduga kekurangan makanan dan perlu pemeriksaan lanjutan.

img_title
VIVA.co.id
16 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut