Menkominfo Desak Facebook Tindak Pornografi di WhatsApp

Rudiantara, Menteri Komunikasi dan Informatika.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Danar Dono

VIVA – Pornografi semakin mudah diakses. Usai banyak laporan terkait adanya konten pornografi di WhatsApp, aplikasi pesan instan yang popular di Indonesia, Kementerian Komunikasi dan Informatika langsung mengambil sikap.

img_title Meta Nonaktifkan Ratusan Ribu Akun, Facebook Jadi Sorotan!

Menurut Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara, pihaknya telah mendapatkan masukan dari berbagai pihak. Ia pun memberikan apresiasi pada berbagai pihak dan masyarakat yang melaporkan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Saat ini tim internal Kominfo sedang mengurus atau memprosesnya dengan Facebook selaku perusahaan induk dan juga kepada WhatsApp selaku app provider,” kata Rudiantara kepada VIVA, Senin pagi, 6 November 2017.

img_title 9 Juta Akun TikTok Anak Dinonaktifkan, Instagram 85 Ribu-Facebook 99 Ribu

Rudiantara menegaskan bahwa pihaknya juga telah mendesak WhatsApp untuk melalukan filtering secepatnya, setidaknya untuk wilayah Indonesia.

“Tim kominfo akan berusaha sampai dilakukan hal di atas (filtering secepatnya),” katanya.

img_title Meta Sok-sokan Jadi Polisi Malam: Batasi Remaja di Facebook dan Instagram tapi Ancam Data Pribadi Pengguna

Diketahui beredar secara viral adanya cara untuk bisa mendapatkan gambar-gambar bertema pornografi dengan mudah di Whatsapp. Gambar-gambar tersebut berformat GIF dan menampilkan beberapa adegan seksual dalam hitungan detik, namun berulang.

Kalangan ibu-ibu yang memiliki anak remaja merasa khawatir dengan ini dan berupaya untuk mencari cara melakukan pemblokiran sendiri. (ren)

ilustrasi gambar mobil Ford Mustang Dark Horse

Apes Banget, Beli Mobil di Facebook yang Datang Malah Hasil Curian

Ayah dan anak di Pennsylvania diduga menjual 12 mobil curian lewat Marketplace Facebook. Banyak kendaraan yang dijual mencapai Rp9 miliar dengan dokumen palsu.

img_title
VIVA.co.id
1 November 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut