Orangutan Jenis Baru di Sumatera Simpan Misteri
- www.livescience.com/Maxime Aliaga
Sayangnya, sampai sekarang ilmuwan belum bisa memastikan apa yang membuat orangutan baru ini punya genetika yang berbeda.Â
Selain itu, peneliti yang telah mempelajari genom 37 orangutan termasuk Pongo tapanuliensis, menemukan, sekitar 3,4 juta tahun lalu, populasi orangutan Batang Toru dan orangutan Kalimantan sampai ke utara Danau Toba, terbelah menjadi spesies yang terpisah. Kemudian, kurang dari 70 ribu tahun lalu, orangutan Kalimantan dan Sumatera, menyimpang dari spesies yang terpisah tersebut.
Analisis dan model yang dikembangkan ilmuwan dalam riset ini menunjukkan, skenario orangutan yang hidup di Batang Toru merupakan keturunan langsung dari orangutan pertama yang datang ke area nusantara dari dataran Asia. Ilmuwan menuliskan, orangutan dari dataran utama Asia pertama kali masuk ke area yang disebut Dataran Sunda, wilayah tenggara Asia yang saat ini masuk di area Danau Toba. Kemudian populasi nenek moyang orangutan Pongo tapanuliensis itu selanjutnya pindah ke Kalimantan, Jawa dan Sumatera Utara.
Ilmuwan dalam studi tersebut, Alexander Nater mengatakan, orangutan di Batang Toru merupakan keturunan langsung dari orangutan awal yang bermigrasi dari dataran Asia.Â
"Dan dengan demikian, spesies ini merupakan garis evolusioner tertua dalam genus Pongo. Populasi orangutan di Batang Toru terhubung dengan populasi utara sampai 10 ribu atau 20 ribu tahun lalu, setelah spesies ini terisolasi," kata Nater yang kini peneliti Universitas Konstanz, Jerman. (hd)