Tekan Korupsi Dana Desa dengan Teknologi Simral

Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal, Eko Putro Sandjojo (tengah)
Sumber :
  • VIVA.co.id/Lazuardhi Utama Rifki

VIVA – Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi bersama Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, meluncurkan government cloud simral (e-budgeting) agar dapat dimanfaatkan desa-desa di Indonesia dalam pengelolaan dana desa secara transparan.

img_title Viral Undangan Haul Berkop Kementerian, Mendes Yandri Susanto Janji Tak Akan Diulangi Lagi

Aplikasi sistem teknologi informasi berbasis cloud ini juga mendorong pemanfaatan tata kelola pemerintahan berbasis teknologi (e-government).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Kepala BPPT, Unggul Priyanto, aplikasi ini mengintegrasikan data perencanaan, penganggaran, pengelolaan keuangan dan kinerja serta pertanggungjawaban hasil pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan.

img_title Cak Imin Usul Kementerian Pertanian Dilebur ke Kementerian Desa

"Teknologi Simral (Sistem Informasi Perencanaan, Penganggaran, dan Pengelolaan Keuangan Daerah Terpadu) ini bisa dimanfaatkan untuk melaporkan keuangan daerah," kata dia di Jakarta, Selasa, 21 November 2017.

Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Eko Putro Sandjojo, mengungkapkan, aparat desa memang perlu memiliki kapasitas dan kemampuan dalam memanfaatkan Simral. 

img_title Kebakaran Gedung Kemendes, Kerugian Capai Rp1,5 Miliar

Terlebih, saat ini terdapat 74.910 desa di seluruh Indonesia. Ia optimistis, aparat desa yang sudah terbiasa dengan sistem keuangan dan pembangunan desa akan terbiasa dalam pengoperasiannya.

"Di Indonesia korupsi menjadi persoalan besar. Korupsi terjadi karena ada kebutuhan dan kesempatan. Saya berharap teknologi Simral bisa menghambat atau mengurangi kesempatan (korupsi) itu," ungkap Eko.
 

Rapat Kerja Komisi V DPR RI bersama Mendes PDT Yandri Susanto

Komisi V Dukung Rencana Mendes Yandri Evaluasi TPP yang Terbukti Nyaleg

Komisi V DPR RI mendukung penuh rencana Mendes PDT Yandri Susanto untuk melakukan evaluasi kinerja Tenaga Pendamping Profesional

img_title
VIVA.co.id
13 Maret 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut