Di Bulan Tak Lama Lagi Bisa Internetan 4G

Ilustrasi permukaan Bulan, hasil rekaan tim Badan Antariksa Eropa (ESA).
Sumber :
  • www.esa.int

VIVA – Misi ke Bulan ke depan akan makin menarik, sebab pada tahun depan di Bulan akan tersedia jaringan 4G pertama dan memungkinkan misi bisa menjalankan streaming definisi tinggi

NASA (Akan) Kembali ke Bulan Setelah 50 Tahun

Terobosan itu disiapkan oleh gabungan perusahaan yakni Vodafone Jerman, perusahaan penyedia jaringan telekomunikasi Nokia dan perusahaan otomotif Audi. Ketiganya bekerja sama dengan organisasi berbasis di Jerman, PTScientists, menyediakan jaringan 4G di permukaan Bulan.

Misi penyediaan jaringan koneksi tinggi ini akan dikirimkan melalui roket Falcon 9 SpaceX, yang meluncur tahun depan. Dikutip dari Mashable, Rabu 28 Februari 2018, jaringan 4G di Bulan itu diciptakan dengan teknologi yang disebut Ultra Compact Network. Teknologi Ultra Compact Network ini akan membantu misi PTScientists dalam menjalankan tugas di permukaan Bulan serta menjadikan misi ke satelit Bumi ini.

Kalau Kamu Diajak ke Bulan, Apa yang Mau Dibawa?

Vodafone telah menunjuk Nokia sebagai mitra teknologinya untuk mengembangkan perangkat keras jaringan luar angkasa yang ukurannya setara dengan sekantong gula. Sedangkan Audi kebagian untuk menyediakan kendaraan penjelajah yang akan dihubungkan ke koneksi LTE. 

"Ini adalah tahap pertama krusial untuk eksplorasi keberlanjutan di Tata Surya. Dalam hal manusia meninggalkan Bumi, kita perlu mengembangkan infrastruktur di luar planet kita," jelas CEO PTScientists, Robert Bohme dalam pernyataannya. 

Kualitas Internet di Jabodetabek Turun, Layanan 4G Sudah Keteteran

Ilustrasi Bulan

Misi ke Bulan yang didukung perusahaan teknologi swasta itu, ujar Bohme, akan mengamankan dan menguji elemen pertama dari jaringan komunikasi khusus di Bulan. Salah satu bagian dari misi PTScientist bersama tiga perusahaan itu adalah untuk memeriksa memeriksa kendaraan Apollo 17 milik NASA yang tertinggal di Bulan pada Desember 1972.

Salah satu eksekutif dari Vodafone Jerman mengatakan mereka memilih menyediakan jaringan 4G ketimbang 5G yang lebih canggih. Alasannya, generasi komunikasi kelima itu masih dalam tahap uji coba dan belum cukup stabil untuk bisa pasti berjalan di permukaan Bulan. 


    

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya