Arti Penting Slot Orbit 123, Sampai RI Didenda Rp277 Miliar

Rendering Satelit Artemis milik Avanti
Sumber :
  • www.spacenews.com

VIVA – Indonesia kena denda US$20 juta atau Rp277 miliar dari pengadilan arbitrase di London, Inggris. Denda ini dijatuhkan akibat Kementerian Pertahanan tidak membayar sewa Satelit Artemis milik operator satelit asal Inggris, Avanti Communications. 

img_title Usai ASN Meninggal Saat Pendidikan Komcad, Kemhan Evaluasi Sistem Seleksi

Satelit Artemis disewa Pemerintah Indonesia mengisi Slot orbit 123 Bujur Timur. Slot ini sebelumnya ditempati Satelit Garuda-1 dan keluar dari orbit tersebut pada Januari 2015. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemerintah Indonesia memang berjuang mengisi slot orbit tersebut. Sebab sesuai aturan International Communication Union (ITU), negara yang mengelola slot orbit diberi waktu 3 tahun untuk mengisi slot orbit. Jika lewat dari waktu tersebut, hak atas slot orbit akan gugur otomatis dan digunakan negara lain. 

img_title Kementrans Dorong Teknologi Kedirgantaraan Buka Keterisolasian Kawasan Transmigrasi, Industrialisasi Dipercepat

Slot orbit 123 Bujur Timur itu begitu penting bagi pertahanan negara Indonesia. Dikutip dari laman Kementerian Pertahanan, Minggu 10 Juni 2018, dengan negara kepulauan Indonesia perlu sistem pertahanan negara yang kuat dan sistem komunikasi pertahanan yang tahan terhadap cuaca ekstrim. 

Guna memenuhi kebutuhan sistem tersebut, perlu satelit yang berada pada slot tersebut. 

img_title Kemhan Tepis Ada Larangan Hijab Bagi Kadet di Unhan

"Keberadaan Satelit L-Band di slot orbit 123 Bujur Timur dapat memenuhi kriteria kebutuhan tersebut karena memiliki kemampuan untuk menjangkau daerah-daerah dan pulau-pulau terpencil di Indonesia," tulis Kementerian Pertahanan dalam situsnya. 

Selain itu, satelit pada slot orbit itu bisa menjangkau untuk komunitas maritim, vessel monitoring system, komunikasi untuk monitoring bencana seperti search and rescue serta komunikasi pertahanan dan keamanan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, Kementerian Pertahanan menuliskan, keberadaan satelit Indonesia pada slot orbit 123 Bujur Timur sangat penting bagi pertahanan Indonesia mengingat letaknya berada tepat di tengah-tengah wilayah yurisdiksi Indonesia atau kira-kira berada di atas Pulau Sulawesi. 

Mengingat pentingnya slot tersebut, pemerintah Indonesia menyiapkan langkah penyelamatan slot orbit tersebut. Pada 4 Desember 2015, Presiden Jokowi memerintahkan slot tersebut diselamatkan untuk kemudian dikelola oleh Indonesia. Apabila Kemhan dan Kemkominfo tidak melakukan langkah-langkah penyelamatan maka hak pengelolaan slot orbit 123 Bujur Timur tersebut akan hilang sejak Januari 2018. (mus)

Serpihan benda langit misterius yang jatuh di kawasan perkebunan sawit di wilayah Sampit

Terungkap Benda Langit Misterius di Kebun Sawit, BRIN Konfirmasi Teknologi Roket China

Terkonfirmasi,  serpihan benda langit misterius yang jatuh di kawasan perkebunan kelapa sawit di wilayah Sampit, Kalimantan Tengah (Kalteng), merupakan bekas roket China

img_title
VIVA.co.id
21 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut