Hengkangnya Pendiri WhatsApp dari Facebook Terungkap

CEO Facebook, Mark Zuckerberg (tengah).
Sumber :
  • REUTERS/Leah Millis

VIVA – Penyebab hengkangnya salah satu pendiri aplikasi pesan instan WhatsApp, Brian Acton, dari Facebook terungkap. Ia ternyata berselisih dengan Chief Executive Officer Mark Zuckerberg dan Chief Operating Officer Facebook Sheryl Sandberg.

img_title Garuda Indonesia Catat Pendapatan Tumbuh 16 Persen Semester I-2026, Kinerja Menguat

Mengutip Reuters, Rabu 26 September 2018, Acton menolak monetisasi masuk ke dalam WhatsApp, sedangkan kedua petinggi Facebook justru sebaliknya. Ia mengatakan bahwa Facebook ingin menjual alat bisnis untuk mengobrol dengan pengguna WhatsApp yang diikuti oleh alat analisis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, Acton mengatakan, enkripsi end-to-end WhatsApp menghalanginya. Hal tersebut membuat Facebook mempertanyakan dan mencari cara untuk menawarkan wawasan analitik bisnisnya ke pengguna WhatsApp sambil menjaga lingkungan yang terenkripsi.

img_title Cari Usaha yang Tak Ada Matinya? Ini 12 Bisnis Rumahan yang Bisa Jadi Sumber Cuan Sehari-hari

Laporan itu menyebut kalau Acton telah mengusulkan untuk memonetisasi WhatsApp melalui model pengguna terukur, yang membebankan pengguna setelah sejumlah besar pesan gratis habis terpakai. Tapi, usulan Acton ditolak mentah-mentah Sandberg.

Acton diketahui menghabiskan delapan tahun bersama WhatsApp sebelum meninggalkan Facebook pada September tahun lalu. Pendiri WhatsApp lainnya, Jan Koum, menyusul Acton pada April 2018 karena kehilangan salah satu pendukung privasi terkuat di media sosial terbesar di dunia itu.

img_title Bisnis Jasa Tambang Lokal Dibuka Lebih Lebar, DPR Soroti Kesiapan Pengusaha Daerah

Ketika dikonfirmasi, Facebook tidak segera menanggapi komentar atas laporan tersebut. Baru-baru ini, pendiri Instagram, Kevin Systrom dan Mike Krieger, memilih untuk meninggalkan Facebook pada Senin kemarin, 24 September 2018. Lagi-lagi, informasi yang beredar karena 'gesekan kuat' dengan Zuckerberg.

Ilustrasi bisnis.

Daftar Side Job Paling Laris di 2026, Bisa Dikerjakan Setelah Pulang Kerja, Minat Ikutan?

Side job semakin beragam pada 2026, dari freelance, jasa AI, jualan online hingga content creator. Simak pilihan pekerjaan sampingan yang bisa jadi tambahan penghasilan.

img_title
VIVA.co.id
2 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut