Tokopedia: Tidak Ada Kebocoran Data Pengguna

Pengunjung beraktivitas di Tokopedia Center yang telah resmi dibuka di Palu, Sulawesi Tengah
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Mohamad Hamzah

VIVA – Tokopedia mengaku tak menemukan adanya kebocoran atau pembobolan data penggunanya. Startup unicorn Indonesia itu menegaskan data yang tersebar merupakan data penjual yang memang dipublikasikan. 

img_title Dongkrak UMKM Naik Kelas di HUT RI ke-81, Menteri Maman Gandeng Tokopedia & TikTok Shop Serukan #BeliLokal

"Tokopedia tidak menemukan adanya kebocoran atau pembobolan data oleh pihak ketiga terhadap data rahasia pengguna kami. Data yang ditampilkan di situs terkait adalah data penjual yang memang mempublikasikan email, nomor HP dan alamat di laman tokonya untuk lebih mudah berkomunikasi dengan calon pembeli," kata Vice President of Corporate Communications Tokopedia, Nuraini Razak, dalam keterangannya, Jumat 22 Februari 2019. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia juga mengatakan informasi publik yang berkaitan telah dinonaktifkan. Ini sebagai langkah pencegahan penyalahgunaan data. 

img_title Bantu UMKM Naik Kelas di Era Digital, Kementerian UMKM Gandeng Tokopedia dan TikTok Shop

Nuraini menyatakan kerahasiaan dan keamanan data pribadi pengguna merupakan salah satu yang diprioritaskan perusahaan. 

"Bisnis Tokopedia adalah bisnis reputasi dan kepercayaan. Oleh karena itu, kerahasiaan dan keamanan data pribadi pengguna merupakan salah satu prioritas utama dalam bisnis Tokopedia," ujarnya. 

img_title Lahirkan 2 Juta Produk, Program #BeliLokal Tokopedia & TikTok Shop Bantu 20 Ribu Pengusaha Lokal

Sebelumnya di Twitter ditemukan tangkapan layar dari empat juta daftar data pengguna Tokopedia dijual di laman Selly.gg. 

Data yang dimaksudkan adalah nama, nomor ponsel, email, dan alamat pengguna. Adapula penawaran penjualan data nomor ponsel saja. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pada screenshot tertulis dalam bahasa Inggris yang berbunyi 'Kami menjual data Tokopedia berbasis email pelanggan'. Selly.gg merupakan platform penjualan produk digital.

Atas berkembangnya informasi ini, sejumlah warganet yang diduga pengguna Tokopedia menyuarakan keresahannya dalam akun Twitter mereka. (ali)

Executive Director Tokopedia dan TikTok Shop Indonesia Stephanie Susilo.

Penjelasan Tokopedia dan TikTok Shop soal Saldo Penjual Triliunan Belum Dicairkan

Pengaduan disampaikan kepada Komisi VII pada 2 Juli 2026. Saat itu, perwakilan pelaku UMKM menyebut sekitar 500 penjual terdampak dengan nilai dana sekitar Rp3 triliun.

img_title
VIVA.co.id
9 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut