Google Hapus 2,3 Miliar Iklan Nakal, Belajar dari YouTube

Logo Google.
Sumber :
  • Instagram/@joannade_

VIVA – Raksasa teknologi Amerika Serikat, Google, telah menghapus 2,3 miliar iklan nakal yang melanggar kebijakannya di sepanjang 2018.

img_title Final ASEAN Cup 2026 Cetak Rekor Jumlah Penonton Siaran Langsung, Youtube: Luar Biasa!

Aturan Google melarang adanya iklan yang menyesatkan dan mengeksploitasi seseorang dengan tujuan negatif. Google juga menutup situs yang mengambil keuntungan dari jaringan iklannya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mereka juga mengaku menghapus 1,5 juta iklan dan 28 juta pages yang melanggar kebijakan. Angka 2,3 miliar ini ternyata lebih rendah 1 miliar dari yang dihapus Google di tahun sebelumnya.

img_title Qodari Bantah Pejabat Bakom Kelola Anggaran Iklan Media Rp60 Miliar

Kemungkinan jumlah ini menurun karena adanya persaingan platform seperti Amazon dan Facebook agar pengiklan bisa masuk, seperti dikutip dari TechCrunch, Kamis, 14 Maret 2019.

Selain itu, kemungkinan turunnya angka tersebut karena Google mulai mampu meningkatkan kemampuan melacak dan menghentikan iklan sebelum sampai ke jaringannya.

img_title Perusahaan Tak Lagi Sekadar Mencari Publikasi, Ini Penjelasannya

Director of Sustainable Ads Google, Scott Spencer, mengatakan ada sejumlah kategori spesifik dari iklan yang dihapus.

Pertama, iklan mengenai reseller tiket sebanyak 207 ribu. Kedua, jaminan obligasi sebanyak 513 ribu, dan ketiga, iklan phishing yang dihapus mencapai 58,8 juta.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mesin iklan di Google telah menghasilkan miliar dolar AS. Berdasarkan catatan, pada kuartal IV 2018 terdapat US$32 miliar atau Rp456,8 triliun hasil dari pengiklan, atau 83 persen dari total pendapatan Google.

Penghapusan iklan nakal ini juga menjadi langkah yang cukup baik bagi Google. Karena, berkaca dari YouTube yang harus kehilangan klien perusahaan besar, seperti AT&T, Nestle dan Epic Games, karena beredar komentar para paedofil di platform-nya. (ann)

Google merilis Gemini AI.

Google Bikin Gemini Bisa Lembur Berhari-hari

Google Cloud memperbarui Gemini menjadi agen AI yang bisa bekerja mandiri selama berhari-hari meski laptop ditutup, terintegrasi dengan Google Workspace.

img_title
VIVA.co.id
10 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut