Rp82 Miliar Buat Beli Aibon, Bisa Ngelem Monas 95 Kali

Pengunjung bersantai di taman Monumen Nasional (Monas), Jakarta.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto

VIVA – Pemerintah Provinsi DKI kembali menjadi sorotan publik. Jika beberapa waktu lalu mereka menganggarkan dana untuk influencer sebesar Rp5 miliar, kini muncul dana pengadaan alat tulis kantor atau ATK. Nilainya sangat fantastis, mencapai Rp82 miliar.

img_title Pemprov DKI Jakarta Bakal Beri Kartu Transportasi Gratis bagi Pencari Kerja Mulai 2027

Anggota DPRD Provinsi Jakarta dari Fraksi PSI, William Aditya Sarana mempertanyakan dana sebanyak itu, yang dialokasikan oleh Dinas Pendidikan DKI untuk membeli perekat atau lem.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Ditemukan anggaran aneh pembelian lem aibon 82 miliar lebih oleh Dinas Pendidikan,” kata William lewat akun Twitter-nya, dikutip Rabu 30 Oktober 2019.

img_title Terungkap! KPK Duga Tenaga Ahli Kepala BNPB Manfaatkan Statusnya untuk Dekati Vendor

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menyalahkan sistem penyusunan penganggaran secara elektronik atau e-budgeting yang diterapkan oleh gubernur DKI Jakarta sebelumnya. Menurut dia, ajuan janggal seperti pengadaan lem aibon dalam RAPBD karena e-budgeting yang tidak sempurna.

"Ini ada problem sistem, yaitu sistem digital (e-budgeting), tapi tidak smart," kata dia di Balai Kota DKI Jakarta.

img_title Ada Pengadaan Tak Wajar Rp541,64 Miliar hingga Denda Rp43,89 Miliar, BPK Bongkar Sederet Masalah MBG

Terkait hal itu, seorang pengguna Twitter dengan akun @handokotjung, mencoba menghitung seberapa banyak lem aibon yang bisa didapat dengan uang sebanyak itu.

Tak hanya sekadar menghitung, ia juga mengkalkulasi berapa luas area yang bisa diolesi oleh perekat yang kontroversial itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Barusan saya iseng-iseng menghitung lem Aibon yang dibeli menggunakan uang 82 Miliar bisa dipake buat apa, ternyata hasilnya bisa dipake buat ngelem Monas 95 kali,” tulisnya dalam akun Twitter.

Ia mendapatkan hasil, dengan harga termahal Aibon Rp20 ribu, maka dengan dana APBD yang diusulkan, didapat sekitar 4,1 juta kaleng.

Mantan Kepala Dinas Kominfo Sulawesi Utara, SL ditahan penyidik Polda dalam dugaan kasus korupsi dana publikasi media

Eks Kadis Kominfo Sulut dan Mantan Pejabatnya Ditahan, Terseret Kasus Korupsi Dana Publikasi Media

Polda Sulawesi Utara menahan dua mantan pejabat Dinas Kominfo Sulut berinisial SL dan CI. Mereka jadi tersangka kasus dugaan korupsi dana publikasi media.

img_title
VIVA.co.id
23 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut