Twitter Kepincut Bitcoin

Twitter
Sumber :
  • NBC News

VIVA – Twitter kepincut dengan kehebatan Bitcoin dan Blockchain. Kepala Eksekutif Twitter Jack Dorsey mengaku jika platform miliknya akan dibentuk dari kedua teknologi itu.

img_title 3 Aset Kripto Mendadak Jadi Buruan Cuan Trader Lokal

"Bitcoin dan Blockchain adalah rujukan dari teknologi dunia di masa depan. Kontennya ada selamanya atau permanen. Mereka tidak pergi," katanya, melansir laman Business Insider, Rabu, 30 September 2020.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Baca: Artikel Clickbait Enggak Bisa Bebas Berkeliaran Lagi di Twitter

img_title Pola Pikir Investor Aset Kripto Bergeser

Dorsey mengaku juga sudah membentuk tim yang bernama BlueSky. Ia akan mempekerjakan lima engineer dan sejumlah orang untuk membangun Twitter sebagai protokol terbuka, seperti layaknya operasional email.

"Sekarang kami sedang dalam tahap menemukan 'pemimpin itu'. Tim ini akan bertugas membangun protokol yang bisa digunakan, dan semua orang dapat menggunakannya," ungkap dia.

img_title Pasar Dinilai Perlu Cermati Faktor Makro soal Arus Dana ETF Bitcoin Tembus US$3,8 Miliar

Keinginan Dorsey mengubah Twitter supaya lebih terdesentralisasi datang setelah kejadian peretasan massal di platform berlambang burung biru tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Masalah itu menelan korban orang terkenal seperti Barack Obama, Elon Musk, hingga Kim Kardashian. Saat itu para pelaku mengunggah tautan laman Bitcoin palsu pada akun Twitter korbannya. Menurut Dorsey, keamanan memang tak pernah bisa disempurnakan.

Ia menuturkan hal tersebut merupakan sebuah balapan yang konstan, yakni menjadi sepuluh langkah di depan para peretas atau hacker. "Semangat Bitcoin adalah untuk menyediakan sistem yang bisa terpercaya dalam lingkungan yang dapat dipercaya, yaitu internet," jelas Dorsey.

Chief Marketing Officer Indodax, Aloysia Dian.

Respons Bitcoin Usai The Fed Naikkan Suku Bunga Jadi Sorotan, Indodax Kasih Penjelasan

Federal Reserve (The Fed) menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin (bps) ke kisaran 3,75%–4,00% dalam pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) hari ini.

img_title
VIVA.co.id
17 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut