Peringatan Bahaya Mega Tsunami Sudah Dikeluarkan

Ilustrasi tsunami.
Sumber :
  • ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

VIVA – Divisi Survei Geologi dan Geofisika, Departemen Sumber Daya Alam Alaska, Amerika Serikat (AS) sudah mengeluarkan peringatan untuk masyarakat yang tinggal di sekitar lereng Gunung Barry Arm serta Price William Sound di sepanjang pantai selatan Alaska. Sebab, lokasi itu diprediksi akan mengalami mega tsunami dalam 12 bulan ke depan.

img_title BMKG Beberkan Skenario Terburuk Megathrust, Gempa Besar hingga Tsunami

Menurut Departemen SDA Alaska, Prince William Sound merupakan area yang disebut berbahaya, karena wilayah ini telah mengalami penyusutan gletser yang menyebabkan ketidakstabilan di lereng Gunung Barry Arm. Mencairnya es akan memicu longsornya batuan yang tak stabil.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Baca: Mega Tsunami Bisa Terjadi Lebih Cepat dari Perkiraan

img_title UNESCO Peringatkan Tsunami Besar di Mediterania, Probabilitas Capai Hampir 100 Persen

"Hal ini juga bisa membahayakan baik nelayan ataupun wisatawan. Apalagi Prince William Sound adalah daerah terpencil namun sering dikunjungi kapal-kapal termasuk kapal pesiar," demikian keterangan resmi Departemen SDA Alaska, seperti dikutip VIVA Tekno dari situs dggs.alaska.gov, Selasa, 20 Oktober 2020.

Selain itu juga, Pasukan Penjaga Pantai AS (US Coast Guard) telah diminta memperhatikan sistem peringatan dini tsunami beserta informasi terkait lainnya. Warga pun diminta berpartisipasi dalam pertemuan kelompok masyarakat untuk membahas risiko tsunami longsor di Barry Arm.

img_title Gempa Megathrust Ramai Dibahas, Kapan Akan Terjadi? Begini Jawaban Badan Geologi

Selain itu warga diminta mengepak barang-barang berharga berserta dokumen penting ke dalam yang namanya 'go bag' agar bisa langsung dibawa saat keadaan darurat.

"Rute evaluasi dan rencana komunikasi dengan keluarga serta kerabat terdekat juga sudah disiapkan," ungkap Departemen SDA Alaska.

Sejumlah ahli geologi setempat mengaku telah mengidentifikasi jika wilayah Barry Arm berisiko besar akan longsor. Saat ini mereka sedang mengumpulkan informasi untuk memahami risiko dan merespons jika terjadi keadaan darurat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami sudah mempersiapkan kemungkinan yang terburuk sekali pun jika seluruh lereng (gunung Barry Arm) longsor dan jatuh ke air. Tapi, risiko terjadinya mega tsunami ini adalah nyata adanya dan bisa hadir tanpa adanya peringatan dini," tegas Departemen SDA Alaska.

Mereka memperkirakan longsor lereng gunung Barry Arm berada pada luas 3,7 kilometer persegi dengan volumenya sekitar 650 juta meter kubik. Namun, pihak Departemen SDA Alaska belum mengetahui berapa banyak longsor yang akan masuk ke dalam air nantinya.

Ilustrasi gempa bumi

BMKG Pastikan Gempa di Sumba Barat Daya Tak Berpotensi Tsunami

BMKG memastikan bahwa gempa M5,9 yang terjadi di Sumba Barat Daya pada 4 Oktober 2026 tidak berpotensi tsunami. Gempa dirasakan hingga sejumlah wilayah.

img_title
VIVA.co.id
4 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut