Pengguna Instagram Diserang Penipuan

Fitur Instagram.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Novina Putri Bestari

VIVA – Media sosial dengan jutaan pengguna, yakni Instagram tengah dibanjiri penipuan. Beberapa pengguna melaporkan, mereka menerima pesan untuk mengatur ulang kata sandi.

img_title Nama Rektor Dicatut Kasus Penipuan Penerimaan Mahasiswa Baru, UI Tempuh Jalur Hukum

"Apakah ada yang mendapat pesan dari Facebook yang mengatakan 'Ketuk untuk mengatur ulang kata sandi Instagram' diikuti dengan tautan," bunyi sebuah tweet, dikutip dari laman Mirror, Kamis, 26 November 2020.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Warganet lainnya menulis, "Jika Instagram mengirim SMS untuk menyetel ulang sandi, itu berarti seseorang mencoba meretas saya.”

img_title WhatsApp Mulai Uji Fitur Pesan Terjadwal, Bisa Kirim Otomatis hingga Dua Minggu

Pesan yang mereka dapatkan bukan berasal dari Instagram dan kemungkinan besar adalah penipuan phishing baru, yang dirancang untuk mencuri kata sandi pengguna dan mengakses akun.

Penting untuk diketahui, anak perusahaan Facebook itu hanya akan memberi tahu jika pengguna wajib mengganti kata sandi melalui email pengguna dengan alamat resmi.

img_title Penting! Tips Menghindari Penipuan Berkedok Rekrutmen Untuk Para Jobseekers

"Konsumen perlu menyadari bahwa pesan teks palsu biasanya dieksploitasi dengan cara tertentu oleh peretas. Oleh sebab itu pengguna jangan mengklik tautan tersebut," ujar pakar privasi, Ray Walsh.

Walsh melanjutkan, jika tidak sengaja atau sudah terlanjur mengklik tautan, untuk segera memutus sambungan perangkat dari internet dan menutup halaman.

Instagram baru-baru ini juga merilis pembaruan, yang memungkinkan penggunanya melihat kapan secara resmi Instagram menghubungi user melalui email secara resmi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk menggunakan fitur tersebut, pengguna harus pergi ke menu pengaturan, kemudian Keamanan dan terakhir email dari Instagram.

"Fitur ini adalah cara yang terbaik untuk mendapat kejelasan tentang Instagram yang mengirim surat elektronik ke pengguna," katanya.

Ilustrasi email / surat elektronik.

Jangan Lakukan 3 Hal Ini saat Menerima Email Spam, Sekali Merespons Bisa Jadi Target Penipu

Membalas email spam yang mencurigakan bisa jadi langkah awal bagi penipu untuk membidik korban berikutnya. Tanpa disadari, balasan sederhana bisa jadi sasaran penipu.

img_title
VIVA.co.id
26 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut