Hacker Bobol Singtel, 129 Ribu Data Pribadi Raib

Singtel.
Sumber :
  • Nikkei Asia

VIVA – Singapore Telecommunications (Singtel) mengalami peretasan yang menyebabkan 129 ribu data pribadi pelanggan, seperti nomor KTP, nama, tempat dan tanggal lahir, nomor ponsel serta alamat rumah, telah dicuri.

img_title Dukung MotoGP Mandalika 2026, Telkomsel Perkuat Jaringan di 30 Titik Strategis

Dalam pernyataan resminya, seperti dikutip CNA, Kamis, 18 Februari 2021, Singtel mengaku telah diinformasikan oleh Accellion, vendor pihak ketiga, bahwa sistem berbagi dokumen atau FTA telah diserang secara ilegal oleh hacker tidak dikenal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Baca: Hacker Menebar Teror Lewat Pasokan Air

img_title Telkomsel dan PosDigi Luncurkan Paket Sat Set Pos, Dukung Aktivitas Layanan Agen Pos

Sebagai informasi, FTA adalah sistem mandiri yang digunakan untuk berbagi informasi secara internal dan dengan pemangku kepentingan eksternal. “Accellion telah menginformasikan bahwa insiden ini adalah bagian dari serangan siber bersama yang lebih luas terhadap pengguna sistem berbagi dokumen mereka,” ungkap Singtel.

Mereka melanjutkan jika informasi pelanggan mungkin telah disusupi hacker. Dengan begitu, prioritasnya saat ini adalah bekerja secara langsung dengan pelanggan dan pemangku kepentingan yang data pribadinya mungkin telah disusupi peretas agar mereka tetap didukung dan membantu mereka mengelola risiko apa pun.

img_title Telkomsel Hadirkan Paket Bundling Canva Pro Lite, Bikin Desain Premium Lebih Mudah dari Mana Saja

“Kami akan menghubungi mereka secepatnya setelah kami mengidentifikasi file mana yang relevan dengan mereka yang diakses secara ilegal. Informasi yang kami dapat beberapa dokumen dari 23 perusahaan, termasuk pemasok, mitra dan pelanggan korporat, juga dicuri hacker," jelas pemegang saham Telkomsel itu.

Sementara itu, Kepala Eksekutif Grup Singtel, Yuen Kuan Moon, mengaku menyesal hal ini terjadi pada perusahaannya. Ia pun langsung minta maaf ke pelanggan yang sudah terkena dampak peretasan.

"Meskipun pencurian data pribadi ini dilakukan oleh pihak yang tidak dikenal, tapi saya sangat menyesal hal ini bisa terjadi dan telah mengecewakan pemangku kepentingan. Saya juga minta maaf tanpa syarat kepada semua pelanggan yang terkena dampak," tegas Yuen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia juga berjanji untuk transparan dalam memberikan informasi terbaru dan akurat sejauh pengetahuannya. "Kami melakukan yang terbaik untuk menjaga pelanggan kami tetap didukung dalam memitigasi potensi risiko," tuturnya.

Yuen menambahkan jika sebagian besar dari data pribadi pelanggan yang bocor termasuk informasi internal yang tidak sensitif, seperti log data, data pengujian, laporan, dan email.

Telkomsel Kembali Gelar Program Impact Incubator NextDev ke-12 NextDev.

Telkomsel Cari Technopreneur dengan Inovasi AI Berdampak Lewat NextDev ke-12

Telkomsel kembali menggelar Program Impact Incubator NextDev ke-12 untuk mencari solusi digital berbasis AI serta membuka peluang kolaborasi bisnis bersama.

img_title
VIVA.co.id
12 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut