WhatsApp Sembunyikan Fitur Mata-mata
- freepik.com
VIVA – WhatsApp meluncurkan langkah privasi baru yang menyembunyikan status last seen (terakhir dilihat) secara default dari orang yang tidak dikenal atau belum mengobrol dengan Anda di aplikasi.
Seperti dikutip VIVA Tekno dari situs The Verge, Selasa, 14 Desember 2021, aplikasi pesan instan milik Meta (Facebook) itu mengatur status last seen untuk dapat dilihat oleh semua orang secara default.
Sekarang, orang-orang yang dapat melihat status last seen hanyalah mereka yang telah masuk ke dalam daftar kontak Anda.
Status last seen di WhatsApp memungkinkan kontak lain tahu kapan Anda terakhir online di aplikasi. Meskipun terlihat tidak berbahaya dan tidak memungkinkan untuk melacak teman atau keluarga, WABetaInfo menunjukkan bahwa beberapa aplikasi pihak ketiga mengeksploitasi fitur ini.
Aplikasi pihak ketiga dapat mengumpulkan informasi status pengguna tertentu yang memungkinkan beberapa orang dapat mengawasi orang lain saat menggunakan platform.
Mengaktifkan opsi My Contact mencegah aplikasi pihak ketiga mencatat status online Anda. WhatsApp telah melakukan beberapa perubahan untuk melindungi privasi penggunanya termasuk fitur View Once yang memungkinkan foto dan video menghilang secara otomatis setelah dibuka.
Terbaru, aplikasi itu memperkenalkan opsi yang dapat membuat pesan menghilang secara otomatis dalam 24 jam. Bukan itu saja. WhatsApp juga tidak bosan mengingatkan pengguna supaya cuma memakai versi resmi dari aplikasi.
Menurut laporan terbaru, aplikasi kloning seperti WhatsApp Delta dan GB WhatsApp tidak boleh diunduh karena berpotensi diblokir permanen.
Jika ada pengguna yang menerima catatan 'diblokir sementara', maka bisa kembali menggunakan akun dengan melakukan perbaikan meski itu tidak dijamin berhasil.
Di bawah kebijakan baru, peniru WhatsApp tidak boleh beroperasi di bawah pengembang pihak ketiga. Versi kloning dari platform tidak hanya dapat mengakibatkan larangan permanen bagi pengguna, tetapi juga dapat menghapus riwayat obrolan mereka.