Kominfo: G20 Jadi Ajang Indonesia Unjuk Gigi

Sekretaris Jenderal Kementerian Komunikasi dan Informatika Mira Tayyiba.
Sekretaris Jenderal Kementerian Komunikasi dan Informatika Mira Tayyiba.
Sumber :
  • Kementerian Komunikasi dan Informatika

VIVA – Kementerian Komunikasi dan Informatika atau Kominfo menilai Presidensi G20 Indonesia akan membawa manfaat bagi agenda nasional.

"Negara mendapat manfaat bahwa agenda nasional diperjuangkan di forum internasional," kata Sekretaris Jenderal Kementerian Komunikasi dan Informatika (Sekjen Kominfo), Mira Tayyiba, dalam diskusi 'Kepemimpinan Indonesia dalam Isu Digital di Forum G20', di Jakarta, Rabu, 26 Januari 2022.

Indonesia resmi menjadi tuan rumah forum internasional G20. Sepanjang tahun ini pula diperkirakan ada lebih dari 150 kegiatan. Acara puncak Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 dijadwalkan berlangsung di Bali pada November mendatang.

Pemerintah sepakat kegiatan G20 tidak hanya berada di Jakarta dan Bali, setidaknya ada sembilan kota yang akan menjadi tempat penyelenggaraan rangkaian acara forum G20.

Forum ini sengaja diadakan di berbagai kota dengan tujuan menggerakkan perekonomian lokal di tengah pandemi COVID-19, sambil tetap mempertahankan protokol kesehatan.

"Kita ingin menggunakan G20 bukan hanya untuk menunjukkan bahwa Indonesia bisa menjadi pemimpin, tapi juga menggairahkan perekonomian lokal," kata Mira.

Kominfo ditunjuk menjadi pengampu isu digital dalam Presidensi G20 Indonesia. Selain pertama kali menjadi tuan rumah G20, Indonesia juga menjadi ketua pertama dalam Digital Economy Working Group (DEWG) G20, kelompok kerja yang dibentuk pada 2021.