Material Belati Firaun Berasal dari Luar Angkasa

Raja Firaun.
Raja Firaun.
Sumber :
  • U-Report

VIVA – Sebuah belati dengan gagang emas yang ditemukan di makam Raja Tut mengejutkan para arkeolog. Material yang ada di benda bersejarah itu membuat mereka terkejut karena terbuat dari bahan yang ditempa dari luar angkasa.

Dua studi baru melukiskan gambaran yang saling bertentangan tentang asal usul senjata misterius itu, yang mungkin pernah digunakan oleh Firaun Mesir kuno yang paling terkenal, dikutip dari situs Live Science, Jumat, 11 Maret 2022.

Salah satu penelitian tentang belati, yang terbuat dari besi meteor menunjukkan bahwa belati itu diproduksi di Anatolia (Turki modern). Sementara penelitian lain menunjukkan asal-usulnya di Bumi masih menjadi misteri.

Pada masa Raja Tutankhamun memerintah (1333 SM hingga 1323 SM), peleburan besi belum ditemukan. Artinya logam merupakan komoditas langka dan berharga yang seringkali berasal dari meteor.

Dalam salah satu studi baru, yang diterbitkan 11 Februari di jurnal Meteoritics & Planetary Science, para peneliti menggambarkan bagaimana perekat yang digunakan pada gagang emas belati kemungkinan terbuat dari plester kapur, bahan yang digunakan di Anatolia pada saat Tutankhamun memerintah.

Selain itu, catatan sejarah yang ditemukan di situs Amarna, di Mesir, menunjukkan bahwa Tushratta, raja Mitanni di Anatolia, menghadiahkan setidaknya satu belati besi kepada Amenhotep III (memerintah dari sekitar 1390 SM hingga 1352 SM), kakek Tutankhamun.

Tim juga menemukan bahwa pisau besi dibuat dengan penempaan panas suhu rendah, kurang dari 950 derajat Celcius karena mineral yang disebut troilite dan formasi kristal besi-nikel yang dikenal sebagai pola widmanstatten terlihat pada belati.