Mengenal Teknologi Augmentative Alternative Communication

 Augmentative Alternative Communication
 Augmentative Alternative Communication
Sumber :
  • Ahrcnyc

VIVA – Semakin banyak teknologi yang dikembangkan, untuk bisa membantu manusia menjalani hidup lebih baik dan mudah. Termasuk, untuk para penyandang disabilitas.

Berbagai upaya dilakukan, mulai dari menciptakan alat bantu hingga merancang sistem yang bisa dimanfaatkan oleh kaum difabel. Salah satu contohnya, yakni Augmentative Alternative Communication atau AAC karya Daewoong Pharmaceutical.

Melalui program Daewoong Social Impactor, perusahaan kesehatan global yang berbasis di Korea Selatan itu mengajak mahasiswa berbakat asal Indonesia untuk melakukan kegiatan untuk membantu penyandang disabilitas perkembangan, yang tidak dapat mengekspresikan gejala sakitnya dan dapat menggunakan layanan medis dengan benar, serta meningkatkan kesadaran sosial.

Untuk membantu penyandang disabilitas perkembangan supaya mudah mengungkapkan penyakit mereka dan
menerima layanan medis, duta mahasiswa terpilih akan ambil bagian dalam pembuatan kartu AAC.

Gedung Daewoong

Gedung Daewoong

Photo :
  • Daewoong Pharmaceutical

Teknologi AAC sudah dikembangkan sejak 1950, dan berisi berbagai macam gambar serta foto yang bisa dimanfaatkan oleh penyandang disabilitas perkembangan untuk menjalin komunikasi.

Program ini merupakan kelanjutan dari program Say Pain, yang dihadirkan sejak 2019 dan bertujuan mendidik penyandang disabilitas perkembangan melalui kartu AAC untuk memastikan mereka dapat mengekspresikan penyakit serta berkomunikasi dengan dokter atau apoteker, untuk mendapatkan layanan medis yang tepat.