Rusia Ucapkan Selamat Tinggal

Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS).
Sumber :
  • Popular Science

VIVA Tekno – Rusia memutuskan hengkang atau keluar dari Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) pada 2024, dan fokus membangun pos orbitnya sendiri. Hal ini diungkapkan secara tegas oleh Kepala Roscosmos Yuri Borisov.

img_title Fakta-Fakta Kematian Misterius Pekerja Lab Rusia, Hampir 200 Orang Dipantau

Borisov, yang ditunjuk awal bulan ini untuk memimpin Roscosmos, mengatakan dalam pertemuannya bersama Presiden Rusia Vladimir Putin menegaskan bahwa negaranya tetap memenuhi kewajiban kepada mitra lain di ISS sebelum meninggalkan proyek tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Keputusan untuk meninggalkan stasiun (luar angkasa internasional / ISS) setelah tahun 2024 sudah final,” kata Yuri Borisov, seperti dikutip dari situs Metro, Rabu, 27 Juli 2022.

img_title Virus Misterius Tewaskan Peneliti di Rusia, Akankah Bisa Jadi Wabah Baru?

Pernyataannya ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Rusia dan Barat atas aksi militer negeri Beruang Putih itu di Ukraina.

Terlepas dari keretakan hubungan, namun, Badan Penerbangan dan Antariksa (NASA) dan Roscosmos membuat kesepakatan pada awal Juli kemarin untuk terus mengendarai roket Rusia dan bagi kosmonot Rusia untuk naik lift ke ISS dengan SpaceX mulai musim gugur tahun ini.

img_title OPEC+ Tahan Produksi Minyak November, Rusia dan Saudi Sepakat Tak Tambah Pasokan

Perjanjian tersebut memastikan bahwa laboratorium ruang angkasa akan selalu memiliki setidaknya satu orang AS dan satu orang Rusia untuk menjaga kedua sisi pos agar berjalan dengan lancar, menurut pejabat NASA dan Roscosmos.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pertukaran itu pun sudah lama dilakukan dan diselesaikan meskipun ada gesekan di Ukraina sebagai tanda berlanjutnya kerja sama Amerika Serikat (AS) dan Rusia di luar angkasa.

Margaret Hamilton

Margaret Hamilton Wafat di Usia 90 Tahun, Kenang Lagi Kisahnya di Balik Keberhasilan NASA Mendaratkan Manusia ke Bulan

Margaret Hamilton, pelopor perangkat lunak Apollo 11 yang membantu manusia mendarat di Bulan, meninggal dunia pada usia 90 tahun. Ini kisah kontribusinya bagi teknologi.

img_title
VIVA.co.id
9 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut