Pakar Ungkap Kutub Bulan Bergeser karena Asteroid

Bulan, satelit alami Bumi.
Bulan, satelit alami Bumi.
Sumber :
  • BMKG

VIVA Tekno – Dampak Asteroid yang terjadi selama miliaran tahun membuat Kutub Bulan telah bergeser.

Hal ini ditunjukkan oleh penelitian terbaru oleh para peneliti, yang berbasis di Pusat Penerbangan Luar Angkasa Goddard NASA di Maryland, AS menemukan bahwa saat bulan diterpa serangan asteroid, kutub utara dan selatannya bergerak sekitar 10 derajat di garis lintang atau setara dengan sekitar 186 mil.

Sebelumnya, para astronom sebetulnya telah lama menggunakan kawah bulan untuk memetakan sejarah bulan dan seluruh tata surya, karena distribusi kehancuran yang ditinggalkan oleh dampak asteroid melukiskan gambaran kondisi kekerasan yang ditemukan di tata surya muda.

Kutub geografis bulan terletak di tempat sumbu rotasinya, suatu garis imajiner yang mengelilinginya yang seakan-akan memotong permukaan bulan, mengutip dari situs Space, Kamis, 22 September 2022.

Penemuan ini diharapkan dapat menjelaskan bagaimana satelit alami Bumi telah berevolusi dan dapat membantu para peneliti menemukan air dan sumber daya lain yang dapat digunakan untuk misi luar angkasa berawak di masa depan.

Para ilmuwan telah menemukan air beku di daerah dingin dan gelap di kutub bulan, tetapi berapa banyak air yang ada masih menjadi misteri.

Dengan memahami bagaimana dan di mana kutub telah bergeser, para peneliti dapat mempelajari seberapa banyak air beku telah berubah dari es padat langsung menjadi gas?proses yang disebut sublimasi. Pergeseran ekstrim di lokasi kutub bulan, terutama menuju daerah bulan yang lebih hangat dan tidak terlalu gelap akan mengakibatkan air dengan cepat tersublimasi dan hilang ke luar angkasa, juga memberi air baru lebih sedikit waktu untuk menumpuk di kutub.