Heboh Penipuan Link Undangan, Kenali Cara Kerja dan Data yang Dicuri

Hacker mengambil data pribadi korban.
Sumber :
  • TechCrunch

VIVA Tekno – Modus penipuan secara online dengan mengirimkan file dengan format Android Package Kit (APK) lewat pesan WhatsApp (WA) semakin marak belakangan ini.

img_title 129 Korban KM Virgo Belum Ditemukan, Wamenhub Duga Masih Terjebak di Dalam Kapal

Penipu mengirim file APK berpura-pura sebagai resi kurir sampai file undangan. Jika korban membuka file itu, maka rekening saldo bisa dicuri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

File yang dikirimkan lewat ekstensi APK ini adalah aplikasi berbahaya yang dapat mencuri data pribadi di ponsel kamu yang bisa dipakai oleh pelaku untuk mengambil alih dan menguras saldo rekening korban.

img_title Bukan Asal Ubah Sektor, Basarnas Tegaskan Pencarian Korban KM Virgo Transport 8 Sesuai Standar Internasional

Dilihat di akun Instagram Otoritas Jasa Keuangan @ojkindonesia, modus penipuan ini disebut dengan sniffing.

Mengenal Sniffing

img_title Pencarian Bawah Laut Korban Kapal Virgo Transport 8 Belum Maksimal, Basarnas Beberkan Kendalanya

Modus penipuan online

Photo :
  • Humas BRI

Sniffing merupakan tindak kejahatan penyadapan oleh peretas atau hacker yang dilakukan memakai jaringan internet. Tujuan utama modus sniffing ini adalah untuk mencuri data dan informasi penting dari pemilik ponsel yang berhasil diretas.

Informasi yang dicuri ini bisa dipakai pelaku untuk melakukan penipuan dan memperoleh data penting yang lain. Data penting ini bisa berupa username, password m-banking, informasi kartu kredit, password e-mail, sampai informasi penting yang lain.

Sementara itu, laman Kominfo mengatakan, sniffing biasanya dipakai oleh administrator jaringan atau sistem untuk memantau dan memecahkan masalah lalu lintas jaringan.

Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kominfo Semuel Abrijani Pangerapan menjelaskan oknum pelaku akan meretas dan mengumpulkan informasi illegal melalui jaringan yang ada di perangkat ponsel korbannya dan mengakses aplikasi yang menyimpan data penting yang lainnya.

“Sniffing ini paling banyak terjadi, bahayanya kalau kita menggunakan/mengakses Wi-Fi umum yang ada di publik, apalagi digunakannya untuk bertansaksi. Ini bahaya, karena sniffing itu kan biasanya terjadi di jaringan yang umum diakses publik, di situlah pelaku memanfatkannya,” tuturnya.

Penipuan Resi dari Kurir Paket

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Modus penipuan pura-pura jadi kurir ekspedisi

Photo :

Kasus sniffing yang pernah terjadi sebelumnya merupakan kasus penipuan pesan APK berkedok kurir paket. Saat itu, pelaku menyamar sebagai kurir paket yang akan mengirimkan paket dengan mengirimkan file APK bertuliskan resi. Pelaku berpura-pura sebagai kurir dan mengirimkan file dengan ekstensi APK bertuliskan foto paket kepada korban.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut