Pemain Game Indonesia Naik 33% per Tahun

Ilustrasi grafik penerapan teknologi bagi perusahaan.
Ilustrasi grafik penerapan teknologi bagi perusahaan.
Sumber :
  • Ilustrasi

VIVAnews - Jumlah pemain game di Indonesia terus mengalami pertumbuhan, bahkan tumbuh melesat dibandingkan dengan negara-negara lain.

“Diperkirakan, setiap tahun jumlah gamer Indonesia naik sekitar 33 persen,” kata Komang Budi Aryasa, Senior Manager Content Aggregation and Incubation Telkom di Jakarta, 5 Juli 2010 .

Untuk itu, dia berharap industri game di tanah air akan terus berkembang. Terutama dari sisi banyaknya pengembang game lokal yang bermunculan.

Pada keterangan persnya, Komang menyebutkan, tingginya pertumbuhan jumlah gamer di Indonesia ini menjadi  bidikan negara-negara lain untuk memasarkan game-game yang dikembangkannya.

“Sebagai contoh Korea Selatan,” kata Komang. “Di sana, pertumbuhan gamer sudah stagnan, sementara di pasar Indonesia, trennya masih akan terus tumbuh,” ucapnya.

Untuk itu, Telkom mendorong sejumlah pengembang game untuk terus mengembangkan game lokal. “Saat ini kami baru mengembangkan Nusantara Online bersama pengembang lokal, tapi kami terbuka bagi semua pengembang, nantinya bisa dikatakan kami sebagai semacam publisher game,” ucap Komang.

Selain itu, Komang mengatakan, jumlah pengembang game lokal masih terbilang kecil. Di portal game Telkom Speedy diperkirakan baru terdapat 138 game, itupun game-game yang berasal dari luar negeri.

“Diharapkan pada tahun 2010, ada penambahan sekitar 262 game yang akan memadati portal game speedy,” kata Komang. “Semuanya diharapkan adalah game lokal,” ucapnya.

Meski demikian, Telkom tetap akan menyeleksi setiap game yang diajukan oleh para pengembang yang ingin memasukan game buatannya ke portal game Telkom. “Tentunya game-game yang memiliki unsur mendidik,” ucap Komang.

Speedygames sendiri saat ini memiliki sekitar  480 member yang aktif menggunakan layanan Speedy. Hanya dengan Rp25 ribu per bulan, para pengguna Speedy bebas memainkan game yang ada di sana. (hs)