Internet All in One ala Smart

VIVAnews - Perang tarif layanan data antar operator masih berlangsung sengit, baik di koridor GSM maupun CDMA. Smart Telecom salah satunya yang terus giat meluncurkan sejumlah program-program untuk memperkaya layanan datanya. Kali ini, operator selular yang mengusung teknologi CDMA2000 1X-EVDO Rev-A dengan frekuensi 1900 MHz itu melakukan kerja sama strategis dengan Microsoft dengan meluncurkan Smart | Windows Live.

Smart | Windows Live, adalah program layanan internet All-in-One khusus pelanggan Smart yang meliputi fitur Windows Live seperti account e-mail personal gratis di domain smart.co.id berkapasitas 5GB, Windows Live Messenger, Windows Live Calendar, sharing foto, blog, jejaring sosial Hotmail, Windows Live SkyDrive atau hard disk virtual internet dengan kapasitas hingga 25GB, Windows Live Spaces, dan Windows Live Profile.

“Ini bukan aplikasi yang bisa diunduh. Ini adalah layanan berbasis online. Dengan kerja sama ini, dengan satu account, pelanggan Smart dapat menikmati segala fasilitas Windows Live gratis melalui device apa saja,” kata Ruby Hermanto, Division Head of Core Product & Branding Smart Telecom pada VIVAnews, usai konferensi pers kerja sama Smart dan Windows di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, 20 Mei 2009.

Syaratnya, kata Ruby, sangat mudah, yakni cukup dengan registrasi online nomor Smart pelanggan melalui website resmi Smart Telecom.

“75 persen dari trafik Internet di Smart adalah akses http. Oleh sebab itu, kerjasama dengan Windows Live ini menurut saya merupakan kerjasama yang sangat strategis. Ini dapat meningkatkan penetrasi broadband internet pelanggan Smart,” kata Ruby.

Sampai sekarang ini, pelanggan Smart berjumlah hampir dua juta pelanggan, dan 10 persen di antaranya atau sekitar 200 ribu adalah pengguna layanan data.

“Ini prestasi besar bagi kami. Sementara operator-operator lain cukup sulit untuk mencatat pertumbuhan pesat seperti kami. Karena itu, kami ingin meretensi pelanggan Smart dengan meluncurkan program-program seperti Windows Live ini,” ucap Ruby.

Menanggapi estimasi para pengamat dan sejumlah lembaga riset, yang mana pengguna Internet di Indonesia diperkirakan akan menyentuh angka 30 juta, dan hanya 10 persen di antaranya adalah pengguna aktif internet, Ruby menuturkan, hal ini merupakan potensi besar bagi Smart.

“Masih ada sekitar 27 juta user lainnya yang belum memiliki akses internet personal, mungkin dari warnet, fasilitas kantor, PC milik keluarga, dan lainnya. Ini potensi pasar yang seharusnya digarap serius. Karena itu, kami fokus untuk memberikan layanan internet sebaik-baiknya untuk ke depan,” ucap Ruby.