Ini Penyebab Hidayatullah.com Diblokir Kominfo

Ilustrasi situs web
Sumber :
  • iStock
VIVA.co.id
img_title Pemerintah Kesulitan Atasi Website Bahrun Naim
- Pemimpin redaksi situs Hidayatullah.com, Mahladi mengungkapkan alasan kenapa situsnya dianggap radikal oleh pemerintah. Mahladi menilai kebijakan pemblokiran atas situsnya terlalu berlebihan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


img_title Lembaga Sensor Film Tak Minta Netflix Diblokir

"Jadi kami dianggap radikal karena dua berita saja. Menurut BNPT itu berbahaya," kata dia kepada VIVA.co.id, Selasa malam, 7 April 2015.

Keterangan itu, kata Mahladi, disampaikan langsung Ketua Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Saud Usman Nasution, kepadanya pada akhir pekan lalu.

Atas dua berita itu, Mahladi mengatakan sebenarnya tak perlu Kominfo harus memblokir situsnya. Sebab menurut dia, dua produk jurnalistik situsnya itu masih tergolong hal yang lumrah.

"Secara kaidah jurnalistik (dua berita) sudah memnuhi. Kedua, kami mengambil kutipan dari seorang tokoh tentang ISIS. Itu kan sah-sah saja dalam jurnalistik," kata dia yang enggan membeberkan detail dua berita itu.

Lantas, Mahladi mengajukan protes kepada Ketua BNPT saat itu juga, kenapa perlakuannya langsung memblokir.  "Harusnya dicabut saja, kenapa diblokir?" protes dia kepada Saud.

Mahladi menyampaikan, Saud berdalih sebenarnya hanya menginginkan pencabutan dua berita itu, namun entah kenapa Kominfo malah memblokirnya.

Diberitakan sebelumnya, sejak pengumuman pemblokiran situsnya pada pekan lalu, Mahladi telah melontarkan tantangan kepada Kominfo dan BNPT untuk membuktikan bagian apa yang membuat situsnya dilabeli radikal.

![vivamore="
img_title Ratusan Ribu Situs Diblokir Sepanjang 2015
Baca Juga :"]

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA


[/vivamore]
Ilustrasi penggunaan internet di layar komputer.

AJI Minta Pemblokiran 11 Situs Diuji Pengadilan

Apakah penilaian pemerintah tersebut sudah obyektif

img_title
VIVA.co.id
4 November 2016
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut