Kaspersky: 48% Orang Masih Khawatir Transaksi Online

Kaspersky Internet Security (KIS) 2017
Sumber :
  • Viva.co.id/ Agus Tri

VIVA.co.id – Kaspersky mengumumkan solusi keamanan terbaru yang bernama Kaspersky Internet Security (KIS) versi 2017. Pada versi terbarunya ini, Kaspersky memberikan kesempatan kepada pengguna untuk dapat mengelola proteksi internet dan memastikan keamanan data-data mereka dari ancaman malware, situs berbahaya, online tracking, penipuan, hingga pencurian uang.

Territory Channel Manager Kaspersky Lab, Dony Koesmandarin menuturkan, dengan semakin tinggi tingkat ketergantungan pengguna mobile terhadap aplikasi yang memudahkan keseharian, maka kerentanan data semakin diperlukan.

"Tentu, kita tidak mau pelaku mengetahui akun bank pribadi kita dan kemudian mengeksploitasinya. Produk ini memberikan perlindungan yang dibutuhkan oleh penggunanya," ucap Dony, Jakarta, Rabu 2 November 2016.

Hadirnya produk Kaspersky tersebut, karena berdasarkan Consumer Security Risks Survey 2016, yang dilakukan oleh B2B International dan Kaspersky Lab, menunjukkan bahwa 71 persen responden Indonesia merasa khawatir terhadap penipuan online perbankan, 48 persen responden mengatakan sering khawatir akan rentan transaksi keuangan online, hingga 61 persen responden menggunakan pembayaran online, bila sudah memiliki perlindungan yang handal.

Tak hanya itu, mulai mewabahnya pemanfaatan perangkat mobile dan internet menghasilkan ketergantungan masyarakat dalam mengarungi pengalaman digital, seperti foto personal sampai penggunaan mobile untuk mengelola keuangan. Untuk itu, KIS tidak untuk melindungi data tapi juga melindungi pengalaman digital.

Menurut General Manager-SEA, Kaspersky Lab, Sylvia Ng, pihaknya mempercayai bahwa teknologi informasi tidak hanya mengenai efektivitas solusi keamanan. Namun, hal ini berkaitan dengan kecerdasan pengguna di dunia maya.

"Orang-orang cerdas akan berperilaku hati-hati dan selalu waspada. Mereka juga siap menerapkan terknologi terbaru untuk melindungi apa yang paling penting bagi mereka, baik itu informasi pribadi, file, privasi, perangkat, maupun anggota keluarga mereka. Kami berusaha untuk menawarkan pengguna berbagai kemungkinan sebagai solusi terbaru kami," tutur Sylvia.

Pada versi yang terbaru, Kaspersky menambahkan fitur-fitur canggih dan penekanan pada penyediaan keamanan dan nilai yang lebih baik di semua platform perangkat. Misalnya, Secure Connection yang memungkinkan pengguna bisa mengakses internet lebih cepat dengan melakukan enkripsi semua data yang dikirim dan diterima oleh jaringan.

Anak-anak Indonesia Pilih Ngobrol di Internet daripada Main Game

Fitur yang menjadi paling diunggulkan oleh Kaspersky itu, disebutkan amat penting keberadaannya, karena menyangkut dengan transaksi keuangan, memasukkan informasi rahasia saat online yang diantaranya seperti situs perbankan, toko online, sistem pembayaran, email, jejaring sosial, dan lainnya. Secure Connection ini akan otomatis aktif saat perangkat terhubung ke WiFi dan jaringan lainnya.

Solusi keamanan terbaru yang ditawarkan oleh Kaspersky Lab ini dapat dirasakan dengan merogoh kocek Rp550 ribu untuk Kaspersky Internet Security (KIS) 2017 lisensi satu tahun untuk tiga pengguna dan Rp299 ribu untuk satu pengguna. Sementara itu, Kaspersky Lab juga menawarkan Kaspersky Anti Virus (KAV) 2017 lisensi satu tahun untuk tiga pengguna Rp339 ribu dan Rp199 ribu untuk satu pengguna. (asp)

Anak Indonesia Bosan Main Game Online Saat Virus Corona Melanda
Spyware Pegasus, perangkat lunak atau software milik NSO Group asal Israel.

Kamu Jadi Korban Serangan Pegasus, Lakukan Cara Ini dan Jangan Panik

Kepala Tim Riset dan Analisis Global Kaspersky, Costin Raiu, menyebut Pegasus, Chrysaor, Phantom, dan lainnya sebagai "perangkat lunak pengawasan hukum".

img_title
VIVA.co.id
7 Februari 2022