Kecerdasan Buatan Mulai Ancam Manusia, Apa Benar?

Ilustrasi browsing lewat smartphone.
Sumber :
  • Nazanin Tabatabaee Yazdi/TIMA via REUTERS

VIVA – Perusahaan teknologi internet mobile asal China, Cheetah Mobile, ikut mengusung teknologi kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) yang disematkan di seluruh aplikasi besutan mereka, seperti Cheetah Keyboard, Live.me, dan PhotoGrid.

img_title Bill Gates Sebut AI Bisa Tewaskan Miliaran Orang di Dunia, Ini Alasannya

Vice President Cheetah Mobile, Johnny Li, menjelaskan mengapa mereka mulai mengadopsi teknologi yang tengah tren itu. Menurut dia, perkembangan teknologi sudah tidak bisa ditahan, bahkan terus bertransformasi, sesuai dengan kebutuhan manusia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dulu kita naik sepeda, sekarang naik mobil. Tidak mungkin kita menghilangkan semua mobil dan hanya memakai sepeda. Ketika AI masuk, kita tidak mungkin masuk kembali ke zaman batu. Kita tetap keep-up with the technology," kata dia kepada VIVA, Kamis, 30 November 2017.

img_title AI dan Semikonduktor Mulai Jadi Tantangan Baru Industri Otomotif Indonesia

Teknologi AI, ungkap Li, justru makin menguntungkan manusia, dan bukan sebaliknya membuat merugikan. Sebab, masing-masing teknologi sudah ada porsi keahliannya masing-masing.

"Teknologi bisa berkembang menjadi pintar, tapi manusia mampu berkembang lebih pintar dari mesin," tegas Li.

img_title Bareskrim Polri Ungkap Sindikat Judi Online Pakai AI untuk Hindari Pemblokiran

Terlebih, lanjut dia, di Indonesia teknologi AI sangat berguna di bidang kesehatan. Masih banyak di wilayah terpencil Indonesia yang jauh dari jangkauan tenaga medis atau dokter.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya sering berkunjung ke Indonesia bagian timur, di sana dokter sedikit sekali, AI bisa dimanfaatkan," paparnya. Menurut Li, teknologi mempunyai sisi baik dan buruk, dan hal itu tidak bisa dihindarkan.

"Yang terpenting adalah bagaimana cara manusia memanfaatkan sisi baik dari teknologi dan mengurangi sisi buruknya," tutur dia. (ren)

Artificial intelligence (AI) atau kecerdasan buatan.

AI Bisa Bunuh Miliaran Manusia, Begini Skenario Cara Kerjanya

Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan disebut bisa menyebabkan kematian miliaran orang di dunia. Seperti apa atau bagaimana cara kerja AI membunuh manusia?

img_title
VIVA.co.id
27 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut