Jangan Pernah Diamkan Dompet Digital, Bisa Bahaya

Ilustrasi transaksi nontunai.
Sumber :
  • REUTERS/Matt Siegel/File Photo

VIVA – Pembayaran non tunai tak lagi melulu menggunakan kartu kredit atau debit. Dengan adanya ponsel pintar, saat ini banyak perusahaan yang menyediakan dompet digital atau e-wallet. 

img_title Transfer Uang ke Bank atau E-wallet Luar Negeri Lebih Cepat via GoPay, Simak Caranya

Salah satu e-wallet yang baru diluncurkan, Dana, juga menawarkan pembayaran tanpa uang tunai. Dengan ide open platform, Dana memungkinkan penggunanya akan bisa menggunakan dompet digital tersebut tanpa mengunduh tambahan aplikasi lagi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pengguna Dana bisa membuat akun dan menggunakan uangnya pada merchant-merchant yang bekerja sama dengan perusahaan tersebut, seperti BBM, Bukalapak dan Tix,id,

img_title Saldo Dompet Digital Kini Bisa Dicairkan di ATM

"Kesulitan dalam melakukan transaksi konvensional dengan menggunakan uang tunai dalam kegiatan sehari-hari seringkali menghalangi peningkatan produktivitas dan daya saing," jelas Chief Executive Officer Dana, Vincent Iswara di Jakarta, Rabu 21 Maret 2018. 

Namun, menurut pengamat teknologi digital, Heru Sutadi, penggunaan e-wallet juga tak bisa dikatakan aman 100 persen. Pengguna juga harus mampu memproteksi diri agar bila terjadi pencurian ataupun kejahatan bisa diminimalkan kerugiannya. 

img_title Era Digital Ubah Cara Masyarakat Mengakses Layanan Keuangan

Salah satu yang perlu dicatat, menurut Heru, beberapa dompet digital menggunakan data KTP. Hal ini menyimpan potensi berbahaya jika pengamanan di dalamnya tak baik. Belum lagi penipuan yang terjadi pada beberapa penggunanya, menjadi beberapa alasan tak amannya dompet ini. 

Peluncuran layanan pembayaran digital Dana

Salah satu cara untuk melindungi uang yang berada di e-wallet, menurut Heru, dengan tidak mempercayakan dompet itu mengisi jumlah yang besar. Dengan begitu, bila terjadi hal yang tidak diinginkan, kerugiannya akan sangat kecil.

"Memperhatikan dan memonitor duitnya hilang atau enggak. Jadi dipantau terus jangan didiemin saja," ujarnya.

Menurutnya, e-wallet itu bukan berarti pengguna yang memegang uangnya, seperti dompet umumnya. Namun uang atau dompet dipegang oleh pihak lain yang harus dicek betul keamanannya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya e-wallet yang harus diperhatikan, pengguna juga harus memantau transaksi non tunai lain seperti debit dan kredit. Heru mengatakan, jangan sampai uang yang dikeluarkan tak sesuai dengan yang dilakukan. 

"Bisa transportasi online bayar pakai kartu kredit atau sistem debit, itu juga harus dipantau. Jangan sampai melakukan 10 perjalanan ditagihnya 20 perjalanan," jelas Heru. (ase)

Ilustrasi Dompet Digital

Harus Makin Waspada! 5 Hal Ini Justru Jadi Incaran Penipu dari Pengguna Dompet Digital

Penipuan dompet digital semakin beragam. Kenali lima informasi dan permintaan yang perlu diwaspadai agar PIN, OTP, uang, dan akun tetap aman. Simak selengkapnya.

img_title
VIVA.co.id
3 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut