Lagi, Facebook Minta Pengguna Kirim 'Foto Telanjang'

Logo Facebook dari pantulan mata.
Sumber :
  • REUTERS/Dado Ruvic

VIVA – Setelah melakukan uji coba proyek foto telanjang di Australia, kini Facebook akan menjalankan proyek tersebut di Inggris, Kanada, dan Amerika Serikat. Raksasa media sosial tersebut sudah meminta pengguna Facebook di Inggris untuk mengirimkan foto telanjang. Facebook mengungkapkan alasan meminta foto telanjang untuk mencegah aksi balas dendam. 

img_title Meta Nonaktifkan Ratusan Ribu Akun, Facebook Jadi Sorotan!

Aksi balas dendam yang dimaksud adalah saat ada seseorang yang mempunyai masalah dengan mantan pacar atau lainnya, lalu mereka khawatir foto intim tersebut dibagikan di jejaring sosial. Facebook mengklaim, aksi ini dapat dicegah sebelum bisa tersebar di dunia maya. Hal ini juga berlaku terhadap kasus pelecehan anak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dikutip dari BBC, Sabtu 26 Mei 2018, seorang informan mengatakan Inggris menyambut baik gagasan foto telanjang. 

img_title 9 Juta Akun TikTok Anak Dinonaktifkan, Instagram 85 Ribu-Facebook 99 Ribu

Facebook belum menjelaskan secara detail bagaimana percobaan foto telanjang tersebut pada warga Australia. Apakah mereka mengirimkan foto telanjangnya secara detail? Apakah foto tersebut ditangani secara hati-hati dan tidak akan dibagikan? Begitulah pertanyaan yang banyak bersarang pada warga Inggris. 

Cara kerja 

img_title Fakta-Fakta Konten 'A Day in My Life' hingga Berujung 2 Pria Ditangkap

Jika ada warga yang merasa khawatir foto telanjangnya akan disebar oleh seseorang, Facebook meminta warga untuk menghubungi mitranya. Setelah itu masyarakat Inggris akan mendapatkan tautan untuk unggah foto telanjangnya. Di Inggris mitra untuk mengamankan foto telanjang pengguna yakni Bantuan Saluran Balas Dendam Pornografi. 

Foto selfie seksi dan pose menggoda.

Bisa dilihat siapa saja

Foto telanjang yang dikirimkan pengguna akan diulas oleh tim khusus.

"Kelompok yang sangat kecil, sekitar 5 orang peninjau yang sudah dilatih secara khusus," ujar Kepala Keselamatan Global, Antigone Davis, yang dikutip dari BBC.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah diteliti, foto telanjang tersebut akan ditandai dengan foto sidik jari yang mempunyai kode unik. Ini disebut juga sebagai hashing. Lalu kode unik tersebut akan tersimpan dalam database. 

Jika ada seseorang yang mengunggah foto telanjang Anda di Facebook, Instagram, dan Messenger, maka database akan terlebih dahulu mengenali kode uniknya, sehingga foto tersebut akan terblokir sebelum bisa disebarkan. Sedangkan foto telanjang yang Anda kirimkan untuk Facebook akan dihapus, mereka hanya menyimpan kode uniknya saja. 

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut