Tips Content Creator Membagi Waktu, Salah Satunya 'Menabung' Postingan

Content Creator Janine Intansari (paling kanan).
Sumber :
  • VIVA.co.id/Novina Putri Bestari

VIVA – Content Creator bisa memilih sebanyak apapun platform yang mereka jadikan tempat menyebarkan konten. Salah satu pembuat konten kecantikan, Janine Intansari, mengatakan bahwa tak ada minimal berapa platform yang harus dimiliki.

img_title 10 Maps Minecraft yang Tak Dimiliki Semua Pemain, Ada Borobudur hingga Garuda Indonesia

"Sebanyak-banyaknya no problem. Tapi konsisten satu atau dua lah," kata Janine kepada VIVA, Minggu, 12 Agustus 2018. Ia mengaku hanya menggunakan secara aktif Instagram dan YouTube, walaupun masih juga menjalankan platform lain.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Janine mengatakan bahwa sangat nyaman di dua platform tersebut. Untuk Instagram yang mengandalkan postingan foto bisa dia lakukan setiap hari. Sedangkan, video di YouTube Janine butuh waktu satu minggu untuk mengedit.

img_title Perkuat Ekonomi Kawasan, Mendagri Dorong IMT-GT Jadi Platform Kerja Sama Konkret

Ia juga menjelaskan sebaiknya disesuaikan dengan waktu yang dimiliki masing-masing orang. "Jadi pilih timing yang cocok saja," tuturya.

Meski begitu, ia mengakui memang sangat sulit membagi waktu keseharian dengan pekerjaannya sebagai beauty vlogger. Namun, Janine memiliki tipsnya sendiri untuk bisa membuat aktivitasnya terbagi dengan baik.

img_title Jangkau 660 Juta Pengguna di 170 Pasar Dunia, CapCut World Rambah Kreator di 3 Benua

"Memang sangat sulit. Tapi biasanya sehari do make-up direkam, do skincare juga direkam," jelas dia. Dengan membuat konten seperti itu, maka Janine bisa 'menabung' postingan untuk beberapa hari ke depan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Beauty vlogger lainnya, Stephanie Rose, juga menyatakan hal yang sama. Ia berusaha membuat konten bersamaan dengan kegiatan sehari-hari, seperti membawa produk yang digunakan dan merekam proses re-touch make-up.

Stephanie juga menambahkan kalau dirinya selalu melihat dari sudut pandang netizen saat membuat postingan. "Kayak ngeliat prime time atau prime days sebagai netizen. Belajar sebagai orang lain," ujar Stephanie.

Wamenkomdigi Nezar Patria.

Revisi UU Hak Cipta, Pemerintah Kaji Aturan Konten Buatan AI

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi) Nezar Patria mengatakan, pemerintah masih membahas sejauh mana konten buatan AI akan diatur dalam revisi UU Hak Cipta.

img_title
VIVA.co.id
10 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut