Trik Apple agar iPhone Bisa Masuk Pasar China

iPhone X kini tersedia di Indonesia.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Mitra Angelia

VIVA – Raksasa teknologi Amerika Serikat, Apple, akan melakukan pembaruan software atau perangkat lunak agar produk iPhone bisa masuk ke pasar China.

img_title Prancis-Jerman Kompak Hadang Dominasi Mobil China

Seperti diketahui, pada awal pekan ini, Pengadilan Tinggi China melarang penjualan sejumlah model iPhone karena melanggar dua paten pembuat chip atau prosesor Qualcomm.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Larangan tersebut, mengutip Mashable, Senin, 17 Desember 2018, jelas merugikan Apple hingga jutaan dolar AS setiap harinya.

img_title Sebelum Belajar, Siswa SMA di China Disebut Wajib Nonton Berita Pemerintah

Namun sekarang, tampaknya Apple memiliki solusi elegan menyelesaikan masalah ini, yaitu pembaruan perangkat lunak. Apple berharap pembaruan software ini bisa mengatasi kekhawatiran atas larangan tersebut.

Jika ini memenuhi syarat pengadilan, maka Apple akan diizinkan kembali untuk menjual beberapa jenis iPhone seperti 6S dan 6S Plus, iPhone 7 dan 7 Plus, iPhone 8 dan 8 Plus, serta iPhone X.

img_title Mobil Listrik dan Hybrid China Kena Aturan Baru, Berlaku April 2027

Sebelumnya, Qualcomm meminta Pengadilan Tinggi China untuk melarang smartphone Apple keluaran terbaru, iPhone XS, XS Max dan XR, untuk dijual di negeri Tirai Bambu itu hanya beberapa hari setelah menang di pengadilan atas Apple soal hak paten.

Pembaruan software ini harus dilakukan dengan mengubah ukuran foto dan mengelola aplikasi pada layar sentuh.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pembaruan juga akan mengubah atau menghapus beberapa fitur. Akan tetapi, Apple mengatakan bahwa fungsionalitas yang terkait dengan paten 'sangat kecil'.

Solusi yang diusulkan Apple ini, kemungkinan besar, tidak akan menjadi yang terakhir didengar dari perselisihan kedua raksasa teknologi tersebut. (ann)

Xiaomi SU7 facelift

Murka! China Perketat Pengujian Mobil Listrik, Tak Mau Konsumen Jadi Kelinci Percobaan

China memperketat aturan pengujian mobil listrik setelah muncul masalah keselamatan. Produsen tak boleh memangkas uji kendaraan demi mengejar penjualan.

img_title
VIVA.co.id
19 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut