6 Teknologi Ruang Angkasa di Dalam Kehidupan Sehari-hari

Ilustrasi luar angkasa.
Sumber :
  • U-Report

VIVA – Memikirkan industri luar angkasa, banyak orang menganggapnya sebagai sesuatu yang jauh dan tidak dapat ditembus. Namun kebanyakan orang bahkan tidak sadar bahwa selama ini mereka menggunakan teknologi luar angkasa setiap hari.

img_title Umat Muslim Tanah Air Terus Bertransformasi, dari Teknologi hingga Gaya Hidup Modern

Menjelang Hari Kosmonautika, Dmitry Eremenko, seorang peneliti senior di Moscow Museum of Cosmonautics, berbagi pandangannya tentang teknologi ruang angkasa yang telah memasuki kehidupan sehari-hari.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

1. Komunikasi dan Navigasi

img_title Teknologi AI Makin Dekat dengan Kehidupan Sehari-hari, Pekerjaan Apa Saja yang Bisa Dibantu?

Hal pertama, tentu saja, adalah komunikasi dan navigasi. Internet, TV satelit dan GPS yang kita gunakan semua adalah pencapaian industri luar angkasa. Satelit diluncurkan dan berfungsi sebagai semacam jembatan antara Bumi dan luar angkasa.

2. Alat-alat Listrik Nirkabel

img_title Transformasi IT Berbasis AI Jadi Solusi Perusahaan RI Menuju Autonomous Enterprise

Berkat teknologi luar angkasa, alat-alat listrik nirkabel telah memasuki kehidupan kita sehari-hari. Misi luar angkasa Apollo, menggunakan bor portabel untuk mengekstraksi tanah dari permukaan bulan.

Black & Decker mengembangkan program komputer untuk mengoptimalkan desain motor bor dan memastikan konsumsi energi minimal. Program ini telah mengarah pada pengembangan berbagai alat nirkabel portabel konsumen, medis dan industri, termasuk penyebut debu Dustbuster yang populer.

3. Scratch Proof Lenses

Di luar angkasa, banyak partikel debu bergerak dengan kecepatan luar biasa dan dapat merusak kaca helm astronot. Pada tahun 1970-an, Pusat Penelitian Lewis mengembangkan lapisan khusus berdasarkan pada struktur karbon intan.

Lapisan ini 10 kali lebih tahan terhadap goresan daripada kaca biasa, yang memungkinkan untuk digunakan dlam astronautika. Saat ini, teknologi ini digunakan dalam produksi berbagai macam kacamata biasa.

4. Pakaian Medis

Dengan era penerbangan luar angkasa berawak, menjadi jelas bahwa di bawah gravitasi nol, sistem tubuh manusia akan sangat terganggu. Atrofi otot, volume tulang menurun dan koordinasi tubuh terganggu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Untuk mencegah konsekuensi negatif berada di gravitasi nol, dokter ruang angkasa dan ahli fisiologi Soviet mengembangkan pakaian beban yang memberi tekanan pada sistem alat gerak astronot.

"Banyak pakaian medis seperti misalnya Penguin, Regent, Adelie sekarang digunakan untuk merawat orang-orang dengan gangguan sistem alat gerak, celebral palsy dan penyakit Parkinson," kata Eremenko, dilansir dari situs Sputniknews, Selasa 14 April 2020.

Halaman Selanjutnya
Halaman Selanjutnya
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut