Cara Facebook Batalkan Niat Bunuh Diri

Ilustrasi pengguna Facebook.
Sumber :
  • www.pixabay.com/geralt

VIVA.co.id – Head of Global Safety Facebook, Antigone Davis, menuturkan, pengguna bisa menghubungi Facebook ketika mereka melihat sesuatu yang membuatnya merasa khawatir dengan keadaan teman atau pengguna lain.

img_title WhatsApp, Telegram, dan TikTok Bisa Menghabiskan Memori HP, Begini Cara Mengendalikannya

Sebab, menurut Davis, Facebook memiliki tim yang bekerja di seluruh dunia selama 24 jam 7 hari, untuk memantau berbagai laporan yang masuk dan memprioritaskan laporan yang serius seperti bunuh diri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bagi pengguna yang menghubungi Facebook, lanjut Davis, akan disediakan teks untuk mempermudah orang memulai percakapan dengan teman mereka yang membutuhkan.

img_title WhatsApp Mulai Uji Fitur Pesan Terjadwal, Bisa Kirim Otomatis hingga Dua Minggu

"Kami juga memfasilitasi pengguna yang menunjukkan keinginannya untuk mencegah bunuh diri dengan informasi mengenai pusat bantuan lokal, beserta tips, dan sumber informasi lainnya," kata dia, dalam keterangannya, Jumat, 8 September 2017.

Kemudian, Facebook juga melakukan beberapa langkah lainnya seperti bekerja sama dengan mitra pencegahan bunuh diri untuk mengumpulkan ungkapan, hashtags, dan nama grup atau kelompok yang mendukung pencegahan aksi tersebut.

img_title Eks Kadis Kominfo Sulut dan Mantan Pejabatnya Ditahan, Terseret Kasus Korupsi Dana Publikasi Media

Terakhir, Davis menegaskan bahwa Facebook akan menghapus konten yang melanggar Standar Komunitas. Artinya, media sosial asal Amerika Serikat ini tidak mengizinkan promosi aktivitas yang membahayakan diri sendiri atau bunuh diri.

Seperti diketahui, jejaring sosial milik Mark Zuckerbeg itu turut memperingati Hari Pencegahan Bunuh Diri Sedunia yang diperingati setiap 10 September, dengan berupaya memberikan informasi kepada masyarakat mengenai bahaya aksi bunuh diri di media sosial.

Pendiri Gates Foundation Bill Gates di Istana Negara, 7 Mei 2025

Bill Gates Peringatkan Dampak AI, Ekonomi dan Kehidupan Bisa Berubah dalam 20 Tahun ke Depan

Bill Gates memperingatkan bahwa kecerdasan buatan (AI) berpotensi memicu gejolak ekonomi dan sosial selama dua dekade ke depan. Baca selengkapnya terkait peringatan Gates

img_title
VIVA.co.id
24 Oktober 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut