Google 'Haramkan' Smartphone Android Pakai Notch Lebih dari Satu

Google Luncurkan Pixel 2 dan Pixel Pixel 2XL.
Sumber :
  • REUTERS/Stephen Lam

VIVA – Google menetapkan bahwa smartphone Android hanya boleh memiliki maksimal satu poni atau single notch. Entah di bagian atas ataupun bawah layar.

img_title Google Tidak Berkutik di Rusia

Selain itu, menurut situs Engadget, Rabu, 1 Agustus 2018, Google juga ingin agar setiap sisi layar perangkat Android hanya menggunakan single notch.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun demikian, hal itu membuat Google menghentikan memproduksi perangkat Android yang memiliki tiga poni sekaligus. Jadi, meskipun nanti ada ponsel pintar dengan notch di tiga sisinya, Google tidak mempermasalahkannya.

img_title HP Sering Penuh dan Lambat? Ini 5 Aplikasi yang Bisa Membantu Mengelola Penyimpanan dengan Lebih Efisien

Meskipun, mereka bakal menghadapi risiko kemarahan Google. Saat ini memang belum ada perangkat yang menggunakan lebih dari satu notch.

Tapi, Google nampaknya sudah mengingatkan hal itu jauh-jauh hari sebagai langkah antisipasi apabila salah satu industri manufaktur mencoba menciptakan empat poni sekaligus.

img_title Google Pixel 11 Pro XL vs iPhone 18 Pro Max, Mana yang Lebih Layak Dibeli Akhir Tahun Ini?

Sebagai informasi, beberapa tahun belakang, sejumlah perusahaan manufaktur saling mengeluarkan ponsel pintar dengan layar notch. Tercatat, 16 ponsel dari 11 manufaktur, termasuk LG, yang menjalankan Android juga memiliki layar notch.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Booming notch terjadi pada September 2017, di mana iPhone X tampil perdana ke publik Amerika Serikat. Google memprediksi bahwa ke depannya akan lebih banyak perangkat yang memiliki layar poni.

Kemungkinan besar salah satunya yang akan terlihat ada pada versi terbaru Google Pixel XL. Namun begitu, Google juga memastikan bahwa Android P mengabaikan notch secara keseluruhan.

Natalie Harp dan Presiden AS Donald Trump.

Apple dan Google Tunduk sama Donald Trump, Ganti nama Danau Ontario jadi Amerika

Apple dan Google telah mengganti nama Danau Ontario menjadi Danau Amerika di aplikasi layanan peta mereka, setelah perintah dari Presiden AS Donald Trump.

img_title
VIVA.co.id
2 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut