Review Notebook Asus U43Jc
- asus.com
Uji Coba
Asus U43Jc menggunakan keyboard berdesain chiclet namun cukup ‘membal’ saat digunakan. Seluruh permukaan palmrest hingga touchpad yang dibalut lapisan bambu juga membuat notebook ini enak dipandang.
Sayangnya, saat kami coba, touchpad notebook ini tidak nyaman dipakai. Cukup lama kami butuh waktu untuk menyesuaikan diri dengan cara penggunaan touchpad notebook ini. Bisa jadi ini juga merupakan alasan mengapa Asus menyertakan pula sebuah mouse berlapis bambu pada kemasan penjualan U43Jc.
Saat bekerja, teknologi Nvidia Optimus yang didukung memungkinkan pengguna untuk beralih dengan mudah antara grafis terintegrasi milik Intel untuk menghemat energi ataupun chip Nvidia yang juga tersedia demi mendongkrak kinerja grafis.
Kami mengisi baterai Asus U43Jc dengan baterai 6 cell hingga penuh. Setelah itu, menggunakan opsi kinerja dan kecerahan maksimal, kami menjalankan notebook ini untuk berbagai aktivitas. Bekerja dengan aplikasi Office, menikmati musik, browsing, email, instant messaging, dan streaming video lewat koneksi Wi-Fi kami lakukan dengan notebook ini. Hasilnya, baterai yang tersedia mampu memasok daya hingga sekitar 3 jam 45 menit.
Sebagai informasi, saat artikel ini diturunkan, Asus U43Jc dipasarkan di harga US$1.209 atau sekitar Rp10,5 jutaan.
Kelebihan:
- Kinerja prosesor dan grafis tinggi
- Fitur multimedia lengkap
Kekurangan
- Pengguna perlu beradaptasi dengan touchpad notebook ini