Cara Aman Transfer Data Rekaman dari CCTV ke Recorder

CCTV i-Pro Extreme tipe Doom.
Sumber :
  • VIVA.co.id/Lazuardhi Utama

VIVA.co.id – Kamera untuk keamanan dan pengawasan (CCTV), I-Pro Extreme, sudah memenuhi persyaratan dari perusahaan teknologi antivirus, Symantec, melalui pemberian sertifikasi yang dinyatakan aman.

img_title Partisipasi di Gelaran Walk for Autism 2026 Jadi Bukti Konsistensi Dukungan Panasonic terhadap Inklusivitas

Karena, terdapat enkripsi atau proses pengamanan data, baik data yang sudah disimpan di dalam hard disk yang tentunya sudah di-enkripsi, dan juga, end-to-end encryption.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Asisten Manager Department System Solution PT Panasonic Gobel Indonesia, Idi Putranto, hanya ada dua user yang bisa memindahkan data rekaman, sehingga saat mentransfer dipastikan tidak ada yang bisa mengakses atau meretas (hack).

img_title Pacu TKDN di Industri RI, Panasonic Produksi AC Floor Standing PB5 Series Secara Lokal

“Ini cara kerja mengirim dari CCTV ke recorder. Di tengah-tengah ada tapping, jadi tidak ada pihak ketiga yang bisa ‘menyomot’ data kita,” kata Idi kepada VIVA.co.id, Rabu, 19 Juli 2017.

Ia pun mengakui, sebelumnya belum ada langkah yang diambil seperti sekarang terkait jaringan sistem keamanan. Meski begitu, Idi menegaskan, bahwa Panasonic belum pernah mengalami serangan siber yang meretas CCTV perusahaan.

img_title Pamerkan Seri Natariga di IndoBuildTech 2026, Panasonic Usung Inspirasi Modern dan Minimalis

“Kita hanya ‘self-declaration’ bahwa kita aman. Tidak ada pihak ketiga yang mengakui melalui sertifikasi. Karena kita sudah bekerjasama dengan Symantec, artinya, kita sudah memenuhi syarat dan benar-benar dinyatakan aman,” ujarnya menjelaskan.

Idi mengungkapkan, peretasan (hacking) terjadi karena user kurang hati-hati dalam menjaga username dan password. Mereka cenderung membiarkan default, lalu orang luar yang tidak berkepentingan ‘masuk’ dan membongkarnya.

Andaikata sudah bisa mengambil data dari NVR (recorder), otomatis bisa langsung mengakses kamera untuk disalahgunakan. “Jangan melanggar apa yang diperintah, seperti membuka data recorder. User sendiri ada tingkatannya,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia juga menegaskan bahwa perusahaannya tidak lagi memakai default password. Saat user membuka produk I-Pro Extreme untuk kali pertama, CCTV ini langsung di pop-up membuat username dan password sendiri. 

“Contohnya merubah setting kamera sesuai keinginan. Karena, untuk membuka recorder harus dengan username dan password. Kami sarankan mengganti username dan password satu bulan sekali. Tapi kembali lagi, itu tergantung dari SOP end-user.” (mus) 

Panasonic Gobel Indonesia

Produk yang Berdampak Positif ke Kehidupan & Kepercayaan Konsumen Jadi Kunci Panasonic Bertahan di Industri

Kredibilitas yang terjaga dari waktu ke waktu menjadi fondasi utama Panasonic untuk terus menghadirkan dampak positif dan menjawab tantangan industri secara berkelanjutan

img_title
VIVA.co.id
12 September 2026
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut