Astronaut 'Otak Melayang' Dikirim ke Stasiun Antariksa

Robot otak melayang buatan AIrbus dan IBM
Sumber :
  • Dokumen AIrbus

VIVA – Roket SpaceX mengirim sebuah kru astronaut terbaru ke Stasiun Luar Angkasa Internasional atau ISS. Kru yang dikirim tersebut bukan manusia melainkan robot mini. Robot kecil yang dimaksud yaitu nama Crew Interactive Mobile Companion (CIMON). Ini merupakan robot yang dirancang IBM dan Airbus. Ukurannya mirip dengan medicine ball, beratnya mencapai 4,98 kilogram. 

img_title 7 Fakta Sains Menakjubkan di Dunia yang Belum Banyak Terungkap

Ke depannya CIMON ditugaskan untuk membantu astronot European Space Agency di atas kapal ISS. Robot mungil ini dilengkapi dengan kekuatan jaringan saraf dari IBM Watson. Dilansir dari laman TechCrunch, Minggu 1 Juli 2018, CIMON dapat membaca suasana hati para kru, sehingga dia akan bereaksi dengan sebagaimana mestinya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Anggota kru dapat berkomunikasi dengan robot tersebut melalui perintah suara serta memanfaatkan database. Pimpinan proyek CIMON di Airbus, Till Eisenberg mengatakan, CIMON dilengkapi dengan kecerdasan emosional, wajah dan suara yang ramah. Persis seperti kru sungguhan yang berada di atas stasiun. 

img_title Hiu Megalodon Ternyata Benar Ada

"Sebelum berangkat (ke ISS), CIMON telah dilatih bersama astronaut Jerman, Alexander Gerst untuk mengenali suara dan wajah Gerst. Dia juga membantunya dengan menyelesaikan tiga tugas yang berbeda saat berada di ISS," ujar Eisenberg. 

CIMON akan membantu astronaut dalam hal geofisika dan vulkanologis. Robot yang disebut juga ‘otak melayang’ ini juga bakal mempelajari kristal di ISS, memecahkan masalah dengan data video,dan memainkan peran kamera pintarnya untuk dokumentasi percobaan medis di pesawat.

img_title NASA Siap Kirim Astronaut Wanita Pertama ke Bulan, Misi Rp419 Triliun

Misi CIMON akan berlangsung dari Juni dan Oktober 2018. Airbus berharap, di masa depan CIMON dapat mengamati anggota awak pada misi yang lebih panjang, serta membantu para ilmuwan mempelajari lebih lanjut tentang dinamika sosial yang terlibat dalam penerbangan ruang angkasa.

Robot mungil tersebut juga diharapkan dapat menyelesaikan masalah penting yang menjadi impian koloni-koloni Mars yang akan datang.

Einstein Science Project (ESP)

Bangun Critical Thinking Anak Lewat Eksperimen Sains yang Seru dan Interaktif

Einstein Science Project bantu anak latih problem solving dan critical thinking lewat eksperimen sains seru, interaktif, dan sesuai tahap perkembangan usia.

img_title
VIVA.co.id
25 April 2025
Jadikan Viva News & Insight sumber pilihan di Google
Lanjut