Satelit Merah Putih Biayanya Hemat, Rahasianya Begini
- Tangkapan layar YouTube SpaceX
![]()
Menteri BUMN Rini M. Soemarno dan rombongan Telkom meninjau Satelit Merah Putih (Instagram/@kementerianbumn)
Soal pelanggan yang menggunakan jasa layanan Satelit Merah Putih, Ricky menyampaikan, sampai akhir tahun ini sudah ada 18 transponder yang terisi dari total kapasitas 60 transponder. Dari 18 transponder itu mayoritas dipakai oleh internal perusahaan di Telkom Grup. Selebihnya pelanggan Satelit Merah Putih yakni other licensed operator (OLO), pemerintahan, enterprise dan perbankan.
Daerah 3T
Peluncuran Satelit Merah Putih in menjadi momentum bagi Indonesia untuk menembus akses telekomunikasi di daerah pelosok. Ricky mengatakan sebagai tambahan satelit yang dioperasikan Telkom, Satelit Merah Putih ini diharapkan bisa berkontribusi untuk layanan telekomunikasi di daerah tertinggal, terluar dan terdepan (3T) Indonesia.Â
"Jadi kami harapkan bisa untuk daerah 3T. Kami mencoba mendukung program pemerintah untuk meningkatkan penetrasi internet dan telekomunikasi hingga daerah pelosok," ujarnya.Â
Selain itu peluncuran Satelit Merah Putih juga menjadi momentum Telkom makin go international. Satelit Merah Putih membawa 60 transponder aktif. Ke-60 transponder ini terdiri dari 24 transponder C-Band dan 12 transponder Extended C-Band yang akan melayani wilayah Asia Tenggara, termasuk Indonesia dan 24 transponder C-Band yang akan menjangkau kawasan Asia Selatan.
"Kami masuk ke pasar Asia Selatan. Telkom ingin berperan dalam digitalisasi sampai pelosok negeri yang belum bisa terjangkau oleh kabel optik dan terestrial," katanya.